PON 2016 : 32.000 ID Card Dicetak PB PON

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 01 September 2016 21:35 WIB
PON 2016 : 32.000 ID Card Dicetak PB PON

Aplikasi Livestreaming PON 2016 (Googleplay)

PON 2016 segera digelar.

Harianjogja.com, BANDUNG — Panitia Besar PB PON XIX/2016 dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat mencetak sebanyak ID Card sebagai tanda pengenal pada perhelatan olahraga terbesar nasional yang akan digelar 17-29 September 2016.

"Kami dari bagian sekretariat PB PON XIX/2016 mencetak sekitar 32.000 ID card untuk berbagai bidang dan seksi baik kontingen maupun kepanitiaan," kata Koordinator Pencetakan ID Card PON XIX/2016 Jabar Hendri Nugraha di Bandung, Kamis (1/9/2016).

Pencetakan tanda pengenal itu dilakukan di sekretariat PB PON dan Peparnas yang berlokasi di Kompleks Gedung Sate Kota Bandung. Pencetakan berdasarkan data terakhir baik dari bidang pertandingan maupun bidang sumber daya manusia.

Ia menyatakan pencetakan tanda pengenal panitia dilakukan berdasarkan ajuan dari masing-masing bidang yang disesuaikan dengan kode masing-masing untuk membedakan kategori tanda pengenal itu.

Sedangkan tanda pengenal atlet dan official kontingen berdasarkan data terakhir hasil "entry by name" yang disahkan dalam Delegate Registration Meeting (DRM) yang digelar pada 18-19 Agustus 2016. Menurut Hendri pencetakan tanda pengenal itu berdasarkan order dari bidang pertandingan dan SDM.

Selain tanda pengenal atlet dan official kontingen, tanda pengenal lainnya yakni untuk panitia, wasit, juri, petugas pertandingan, media, liaison oficer, keamanan, tamu VIP serta peserta pameran di kabupaten/kota.

"Pencetakan dilakukan terpusat, dan kami dalam beberapa hari ini bekerja keras menggenjot pencetakan," kata Hendri.

Selain mengerahkan personil di bidang sekretariat, pihaknya juga memberdayakan siswa magang untuk membantu melakukan pemilahan kartu pengenal yang sudah dicetak.

"Ada sembilan siswa magang dan beberapa mahasiswa yang diperbantukan," kata Hendri.

Jenis bahan tanda pengenal itu menurut Hendri dari bahan yang berstandar internasional . Nantinya akan dilengkapi barkode khusus untuk bisa dipindai secara elektronik dengan menggunakan alat pemindai khusus.

"Tanda pengenal ini sebagai tanda kerabsahan sebagai anggota kontingen atau kepanitiaan, setiap tanda pengenal akan memiliki akses yang berbeda-beda sesuai dengan kode yang tercantum," kata Hendri Nugraha menambahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online