China Batasi Talenta AI ke Luar Negeri di Tengah Rivalitas Teknologi
China mewajibkan talenta AI mendapat izin pemerintah sebelum bepergian ke luar negeri demi mencegah kebocoran teknologi strategis.
Maskot PON (pon-peparnas2016jabar.go.id)
PON 2016 mempertandingkan cabang olahraga bola tangan.
Harianjogja.com, BANDUNG — Pertarungan sengit tersaji dalam pertandingan ekshibisi cabang olahraga bola tangan putra Pekan Olahraga Nasional Indonesia XIX/2016 Jawa Barat, antara Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melawan Jawa Timur (Jatim).
Dikutip dari laman resmi PON, berhadapan dengan Jawa Timur, di Lapangan Futsal Progresif, Kota Bandung, Jumat (2/9/2016), Tim DIY langsung menerapkan pola permainan terbuka. Mereka kerap melancarkan serangan-serangan cepat ke jantung pertahanan Jatim. Namun, kuatnya lini pertahanan Jatim, membuat DIY kesulitan mencetak gol.
Menuju pertengahan babak pertama, Jatim pun mulai menaikkan intensitas serangan. Permainan pun berlangsung ketat. Poin-poin tipis dominan tersaji. Namun, satu gol dari pemain DIY, Putut Yudha, pada menit-menit akhir menjadi pembeda hasil pertandingan babak pertama. DIY pun unggul tipis 10-9 di paruh pertama.
Pada babak kedua, kondisi tidak banyak berubah, pertarungan ketat dan saling susul mengejar gol masih menjadi pemandangan yang jamak pada pertandingan tersebut.
Bahkan, benturan-benturan keras yang menjurus pada pelanggaran pun tak bisa terelakkan di babak kedua ini. Hasilnya, kedua tim banyak mendulang gol dari proses lemparan penalti. Meski berlangsung keras, laga berlangsung aman, karena para pemain bisa mengontrol emosi.
Pada dua menit terakhir menjelang laga usai, jalannya laga berlangsung semakin menegangkan. Jatim yang tertinggal 14-17 semakin meningkatkan serangan. Sementara tim lawan, terlihat agak mengendurkan serangan.
Jatim pun mampu memanfaatkan kelengahan dari para pemain DIY tersebut, hingga bisa mengejar ketertinggalan menjadi defisit satu angka. Namun, DIY yang tampil tenang akhirnya mengunci kemenangan dengan skor tipis 18-17
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
China mewajibkan talenta AI mendapat izin pemerintah sebelum bepergian ke luar negeri demi mencegah kebocoran teknologi strategis.
Sulit rutin olahraga? Ahli ungkap kunci utamanya bukan disiplin, tapi fleksibilitas. Simak tips mudah agar tetap konsisten.
Jelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha dipindahkan di Borobudur. Ini alasan dan dampaknya bagi kawasan spiritual.
Konsumsi suplemen berlebihan seperti vitamin C dan D bisa membahayakan ginjal. Simak penjelasan ahli dan batas aman konsumsi.
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.