ISC B 2016 : PSIM Lebih Butuh Gelandang dan Sayap Daripada Penyerang

Arief Junianto
Arief Junianto Jum'at, 09 September 2016 07:35 WIB
ISC B 2016 : PSIM Lebih Butuh Gelandang dan Sayap Daripada Penyerang

Logo PSIM (JIBI/Harian Jogja/Dok)

ISC B 2016 akan memasuki babak 16 besar.

Harianjogja.com, JOGJA — Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto menilai bahwa kebutuhan penambahan pemain untuk skuatnya jelang babak 16 besar ISC B 2016 adalah untuk posisi gelandang dan sayap. Hal ini berbeda dengan usaha dari manajemen PSIM yang justru mendatangkan pemain di posisi penyerang.

Menurut dia, penambahan pemain di dua posisi tersebut lebih penting daripada mendatangkan seorang penyerang. Penggunaan skema false nine, membuat PSIM membutuhkan gelandang dan pemain sayap yang berperan vital pada setiap pertandingan.

Oleh karena itu, Erwan menyatakan bahwa akan memantau kemampuan dari penyerang yang didatangkan oleh manajemen. Jangan sampai penyerang yang didatangkan tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

“Kalau tidak ada penyerang sayap, penyerang murni juga tak masalah. Tapi kalau mencari penyerang sayap, saya ingin pemain anyar itu kualitasnya harus di atas penyerang sayap yang sudah saya punya,” ucap Erwan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online