Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ivana Ardelia Irmanto (Antarafoto)
PON 2016 belum berpihak kepada Ivana Ardelia Irmanto.
Harianjogja.com, JOGJA — Peraih medali emas di SEA Games 2011, Ivana Ardelia Irmanto gagal menyumbangkan emas di cabang wushu pada PON 2016 di Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9/2016).
Nana-panggilan akrab Ivana Ardelia Irmanto yang turun di kategori Taolu nomor Nandao, hanya mampu menyumbang perak usai mengumpulkan total nilai 18.76. Sedangkan emas di nomor ini diraih oleh Juwita Niza dari Sumatera Utara (19.08) dan emas disabet oleh Christina Agus dari Jawa Barat (18.65).
Sementara kegagalan menyumbang emas juga diraih pewushu DIY lainnya, Julius Yoga Kurniawan. Yoga-panggilan akrab Julius Yoga Kurniawan meraih medali perunggu di kategori Taolu nomor Taiji Jian usai mengumpulkan nilai 18,69. Adapun perak nomor ini disabet oleh pewushu asal Jawa Timur, Freddy (18.70) dan emas diraih Bobby Valentinus, atlet Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar