Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Maskot PON (pon-peparnas2016jabar.go.id)
PON 2016 menjadi pembuktian bagi DIY.
Harianjogja.com, CIMAHI — Kontingen DIY tidak kalah dalam mengumpulkan medali emas setelah Muhammad Nur Fathoni mampu mempersembahkan emas ketiga bagi kontingennya di nomor keirin putra PON XIX di Velodrome, Cimahi, Jawa Barat, Rabu (28/9/2016).
Muhammad Nur Fathoni masuk finis tercepat dibandingkan lima Pembalap lainnya yang dilepas bersamaan. Pembalap dengan nomor start 81 itu unggul 0,073 detik dibandingkan peraih perak yaitu Rully Ibnu Faroka dari DKI Jakarta. Untuk perunggu direbut oleh Heksa Prasetya dari Kepulauan Riau.
Bagi Muhammad Nur Fathoni, emas yang diraih di nomor keirin ini adalah yang kedua karena sebelumnya menjadi yang terbaik di nomor tim sprint bersama dengan Fatahillah Abdullah dan Samai.
"Terus terang, saya tidak menyangka mampu meraih prestasi seperti ini. Tapi tekad saya sejak awal untuk meraih emas ternyata bisa terealisasi. Saat ini memang kondisi terbaik saya," kata Muhammad Nur Fathoni usai menerima medali.
Menurut dia, hasil terbaik yang diraih pada PON 2016 adalah buah dari dukungan penuh dari keluarganya serta pelatih yang selama ini membimbingnya. Dengan hasil ini pihaknya berharap bisa lebih baik lagi karena target kedepan lebih berat yaitu SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Apa yang diraih oleh Muhammad Nur Fathoni juga dinilai sangat berkesan karena mampu mengawinkan emas bersama dengan sang istri yaitu Riska Agustin yang sebelumnya mampu merebut medali emas pada nomor tim sprint putri kejuaraan empat tahunan ini.
"Saya juga tidak menyangka bisa meraih hasil ini. Ternyata saya juga mengawinkan gelar. Hasil ini buat anak saya," katanya menambahkan.
Sementara itu Pembalap DKI Jakarta, Rully Ibnu Faroka mengaku sudah bermain dengan maksimal meski akhirnya hanya meraih medali perak. Padahal dirinya ditargetkan mampu meraih emas untuk kontingen asal ibukota ini.
"Saya sudah berusaha. Tapi hasilnya tetap perak. Saya tetap bersyukur dengan hasil ini," katanya saat dikonfirmasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.