Google Ungkap Cara Aman Instal Aplikasi Agar Data Tak Dicuri
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.
Pemain PSIM Jogja Jefri Prasetio (biru) berebut bola dengan pemain PSIS Semarang, Imral Korea (putih) di Stadion Jatidiri Semarang, dalam lanjutan liga Indonesia 2010 silam. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)
ISC B 2016, PSIM gagal melangkah ke 8 besar.
Harianjogja.com, JOGJA -- Manajemen PSIM Jogja segera membubarkan skuatnya dalam waktu dekat, usai gagal melangkah ke babak 8 besar ISC B 2016. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PSIM, Agung Damar Kusumandaru, kepada Harianjogja.com, Minggu (13/11/2016) siang.
Agung menyatakan pembubaran skuat dilakukan karena tidak adanya rencana dari manajemen untuk mengikuti turnamen ataupun kejuaraan selain ISC B.
Sebelum, membubarkan tim, lanjut Agung, manajemen direncanakan bakal menggelar evaluasi menyeluruh terhadap penampilan tim selama mengikuti babak reguler hingga 16 besar.
"Evaluasi kami lakukan bersama dengan pelatih. Nantinya sekalian kami minta kepada pelatih untuk memberikan rekomendasi siapa saja pemain yang layak dipertahankan untuk musim kompetisi mendatang," katanya.
Terpisah, Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengatakan sampai saat ini dirinya masih menunggu undangan dari manajemen Laskar Mataram untuk melakukan evaluasi total atas penampilan Sunni Hisbullah dan kawan-kawan selama melakoni ISC B 2016.
Melalui evaluasi tersebut diharapkan didapatkan formulasi yang tepat dan kerangka persiapan tim untuk kompetisi mendatang.
Disinggung mengenai penampilan skuat secara garis besar, pelatih asal Magelang ini mengungkapkan bahwa secara penampilan Sunni Hisbullah dan kawan-kawan di ISC B 2016 cukup baik. Hal ini diperlihatkan dengan kesuksesan tim yang didominasi pemain muda ini ke babak 16 besar.
"Untuk rekomendasi siapa yang layak dipertahankan, secara pribadi saya pengin pemain yang ada bisa dipertahankan. Mereka talenta muda yang luar biasa dan hanya butuh sedikit kematangan saja," ucap Erwan.
Menurut Erwan kegagalan skuatnya menembus ke babak delapan besar usai dikalahkan PSCS Cilacap dengan skor 1-0 di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacapa, Sabtu (12/11/2016) malam lebih kepada ketidak beruntungan tim. Sebab secara permainan, Laskar Mataram cukup mampu mengimbangi permainan tuan rumah.
"Cuma keberuntungan belum berpihak dengan kita," tandas Erwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.
Sebanyak 7.363 KPM bansos Sleman masuk data klarifikasi. Sejumlah rekening terdeteksi transaksi judi online dan pinjaman online.
Pertamina Patra Niaga mengambil alih SPBU yang melanggar penyaluran BBM subsidi melalui skema kerja sama operasi atau KSO.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Universitas Terbuka (UT) melalui Program Bina Budaya Antarbangsa (BINAR) kembali menyelenggarakan program internasional yang mempertemukan peserta
Sejumlah lurah di Kabupaten Kulonprogo enggan melakukan penandatanganan serah terima aset gerai Koperasi Desa Merah Putih meskipun fasilitas gedungnya sudah ram