Mau Menikah? Catat Batas Waktu Daftar Nikah di KUA
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Ilustrasi perebutan bola (JIBI/Solopos/Antara)
PSIM Jogja untuk U-17 kurang bermain maksimal.
Harianjogja.com, KUDUS — Hasil kurang maksimal kembali dipetik oleh wakil DIY, PSIM U-17 Jogja, pada laga kedua babak 32 besar Nasional ISC Piala Soeratin di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Rabu (23/11/2016) sore.
Tim besutan Sigit Putranto ini harus berbagi angka setelah ditahan oleh PS Polmas di Grup E dengan skor 1-1.
Sejak menit pertama, PSIM U-17 langsung tampil menyerang. Namun, beberapa kali serangan dari duet Boby Prabowo dan Gutama Danu belum mampu menjebol Aksai Arwas, kiper Polmas. PSIM baru mampu mengubah kedudukan menjadi 1-0 pada menit ke-41 melalui kaki Gutama Danu. Berawal dari kelengahan pemain belakang Polmas, pemain bernomor 8 ini langsung melakukan shooting keras ke gawang Polmas. 1-0 untuk keunggulan PISM bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSIM tidak banyak melakukan perubahan komposisi pemain. Alih-alih menghalau bola dan mengeblok serangan para pemain Polmas, menit ke-76, gawang Raditya Fiska, kiper PSIM justru dijebol oleh Doni Padua. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Pelatih PSIM U-17 Sigit Putranto mengaku hujan lebat yang mengguyur Stadion Wergu Wetan Kudus di babak kedua membuat permainan anak asuhnya tidak berkembang. Selain tidak terbiasa dengan kondisi lapangan becek, kosentrasi pemain juga menurun karena cuaca.
“Inilah yang membuat kami tidak maksimal di babak kedua. Padahal di babak pertama kami sudah unggul dan banyak kesempatan,” katanya usai laga.
Atas hasil ini, Sigit menyatakan bahwa tidak ada pilihan lain bagi skuatnya untuk tidak meraih kemenangan pada laga terakhir yakni melawan PS Bangka Selatan. Raihan tiga poin atas PS Bangka Selatan akan mengunci posisi runner-up di Grup E dan membawa PSIM lolos ke babak 16 besar. Sebelumnya, PSIM U-17 berhasil meraih satu poin di pertandingan pertama, usai ditahan imbang PS Bengkulu dengan skor 2-2.
“Untuk itu mohon doa dan dukungan dari masyarakat Jogja,” harap Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.
Jelajah Edukasi Dasar ke-3 di Sleman membahas pendidikan yang memanusiakan, inovasi pembelajaran, perlindungan murid, dan masa depan pendidikan.
BMKG memprediksi kemarau di Jateng selatan, khususnya Cilacap, berpotensi berlangsung hingga Oktober 2026 akibat El Nino sangat kuat.
Jembo Cable Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di ajang internasionaL