PSIM Jogja Pulangkan 2 Pemain

Jumali
Jumali Senin, 23 Januari 2017 13:55 WIB
PSIM Jogja Pulangkan 2 Pemain

Suasana latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (23/1/2017) pagi. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)

PSIM Jogja memulangkan dua pemain

 

Harianjogja.com, JOGJA -- Dua pemain seleksi yakni Bagus Pradana (PBR U-21) dan Fajri Ramadan (SSB Kabo Mania) langsung dipulangkan oleh Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto usai menjalani latihan di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (23/1/2017) pagi. Keduanya dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

"Mereka langsung kami pulangkan. Selain tidak sesuai dengan kebutuhan tim, keduanya juga datang tanpa diundang," katanya.

Dengan dicoretnya Bagus dan Fajar, saat ini tinggal satu pemain luar DIY yang masih bergabung dalam latihan bersama PSIM, yakni eks pemain sayap Pra-PON Papua Barat, Yohanes Edgar Raharawin.

Pemain berusia 20 tahun ini masih akan dipantau oleh Erwan dalam beberapa hari ke depan sebelum akhirnya diputuskan apakah akan direkomendasikan kepada manajemen PSIM.

"Sekilas, kecepatannya memang masih kurang. Namun, saya belum lihat seperti apa penampilannya, karena datang terlambat tadi," imbuh pelatih asal Magelang ini.

Menurut Erwan, dipertahankannya Edgar juga disebabkan karena kebutuhan tim. Selain posisi gelandang, penyerang dan bek tengah, PSIM butuh tambahan pemain di posisi sayap yang punya kecepatan.

Sedangkan untuk posisi gelandang dan kiper pada latihan kemarin, PSIM kedatangan tiga pemain dari perkumpulan. Ketiga pemain tersebut adalah dua gelandang, Yoega Pratama (MAS/Tunas Jogja) dan Risky Gilang Saputra (Tunas Jogja). Sedangkan pada posisi kiper ada Ardiansyah (HW UMY).

"Mereka juga masih saya pantau. Dari perkumpulan sebenarnya ada 4 pemain yang kami panggil, tetapi ada satu pemain izin dan baru bergabung besok," ungkap Erwan.

Mengenai pemain usia di atas 25 tahun, Erwan mengakui telah ada gambaran. Kelima pemain tersebut akan dipasang di tiga posisi berbeda yakni belakang, tengah dan depan. Hal ini dilakukan karena Erwan menilai dengan dominasi pemain muda di bawah 23 tahun, PSIM butuh pemain senior yang mampu menjadi pemimpin dan acuan dari para pemain muda.

"Soal siapa, nanti lihat perkembangannya. Saya hanya berharap mereka bisa didatangkan secepatnya oleh manajemen," papar Erwan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online