Media Vietnam Nilai John Herdman Masih Kalah dari STY dan Alfred Riedl
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Suasana pertandingan PSIM Jogja melawan Martapura FC pada Grup 5 Liga 2 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (23/4/2017) sore. (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Agung merupakan mantan penyerang PSIM dan PSS Sleman
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memastikan diri terus mewaspadai pergerakan dari Agung Suprayogi, penyerang Persatu Tuban, menjelang lanjutan Grup 5 di Stadion Lokajaya, Tuban, Jawa Timur pada Sabtu (29/4/2017) sore.
Agung merupakan mantan penyerang PSIM dan PSS Sleman. Dia dinilai masih memiliki naluri mencetak gol cukup tinggi meskipun secara umur, Agung tidak muda lagi.
“Jangan sampai dia [Agung] dapat bola itu saja. Selebihnya kami [pemain PSIM] akan tampil dengan gaya bermain kami,” ujar pelatih PSIM Erwan Hendarwanto, kepada Harian Jogja, Selasa (25/4/2017) sore.
Menurut pelatih asal Magelang, Jawa Tengah ini, sejumlah perbaikan telah dilakukan timnya menjelang laga melawan Persatu. Persoalan lemahnya pertahanan yang menyebabkan dua gol Martapura FC bersarang ke gawang PSIM pun telah dibenahi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Vietnam menilai prestasi John Herdman bersama Timnas Indonesia masih berada di bawah Shin Tae-yong dan Alfred Riedl setelah Garuda gagal lolos fase grup A
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.