Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Rapat pelaksanaan laga PSIM melawan Persebaya di Kantor Asosiasi Provinsi DIY, Jogja, Jumat (5/5/2017). (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
BKJ sempat menanyakan kepastian kabar penolakan dari warga sekitar stadion
Harianjogja.com, JOGJA—Jelang laga PSIM Jogja melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul pada 14 Mei 2017 mendatang, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIM mengundang kelompok suporter Persebaya, Bonek, untuk menyaksikan laga itu.
Ketua Panpel PSIM Jogja Brustam Iswanto menuturkan publik Jogja berharap Bonek bisa diizinkan datang dalam pertandingan tersebut. Alasannya, euforia laga antara PSIM dan Persebaya sudah lama dinantikan.
“Mereka [PSIM dan Persebaya] adalah dua dari beberapa tim yang ikut andil sebagai pendiri PSSI,” katanya di sela-sela rapat pelaksanaan laga PSIM melawan Persebaya di Kantor Asosiasi Provinsi DIY, Jogja, Jumat (5/5/2017).
Rapat itu dihadiri Bonek, yang diwakili Bonek Korwil jogja (BKJ). Hadir juga perwakilan dari dua kelompok suporter PSIM, Brajamusti dan The Maident. Dalam rapat itu, BKJ sempat menanyakan kepastian kabar penolakan dari warga sekitar stadion.
Sholahudin, salah satu perwakilan BKJ, mengatakan selama ini hubungan antara Bonek dan suporter PSIM sudah terbangun dengan baik. Dia berharap hal tersebut bisa menjadi salah satu modal penting bagi pemangku kepentingan untuk membuka pintu izin kedatangan suporter Persebaya Surabaya nantinya.
Selama ini belum pernah ada kasus penolakan Bonek oleh warga. Namun, Bonek memiliki kebiasaan silaturahmi dengan warga sekitar stadion. Silaturahmi itu dilakukan Bonek paling lambat sepekan sebelum pertandingan. “Ada tidaknya penolakan, kami [Bonek] sudah kebiasaan seperti itu [silaturahmi],” ucapnya.
Brustam membenarkan adanya surat dari beberapa kepala dusun yang ada di sekitar Stadion Sultan Agung. Surat itu berisikan keberatan warga terhadap kedatangan Bonek saat laga PSIM kontra Persebaya. Brustam pun menyarankan Bonek menjadwalkan audiensi dengan Polres Bantul. “Syukur kalau Bonek sudah ada pendekatan sendiri dengan warga,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.