SUPORTER PSS SLEMAN : Bentrok Itu Bentuk Fanatisme Sempit

Jumali
Jumali Rabu, 17 Mei 2017 22:40 WIB
SUPORTER PSS SLEMAN : Bentrok Itu Bentuk Fanatisme Sempit

Ilustrasi bentrok (JIBI/Solopos/Dok.)

Untuk solusinya, harus ada edukasi dari berbagai pihak kepada suporter

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengamat sosial dari Universitas Gadjah Mada Sunyoto Usman melihat permasalahan bentrok antarsuporter adalah bentuk fanatisme sempit

Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/05/17/suporter-pss-sleman-dua-kali-terlibat-bentrok-di-magelang-817494">SUPORTER PSS SLEMAN : Dua Kali Terlibat Bentrok di Magelang

Di samping itu ada kecenderungan dari tim untuk membentuk suporter memiliki fanatisme sempit dan memanfaatkannya untuk kepentingan. “Untuk solusinya, harus ada edukasi dari berbagai pihak kepada suporter. Bisa saja, model pertandingan diubah,” ungkapnya, Rabu (17/5/2017).

Hal itu ditegaskan Sunyoto menanggapi ricuh yang melibatkan suporter PSS Sleman di wilayah Magelang, Jawa Tengah. Bentrok itu bahkan terjadi dua kali. Para suporter PSS itu melewati Magelang untuk menonton laga melawan Persibat Batang pada Senin (15/5/2017) dan terakhir pada Rabu (17/5/2017) ini.

Kepala Bidang Humas Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Yulianto mengaku Polda sudah mendapatkan informasi awal perihal bentrokan yang terjadi di Magelang. “Tidak ada korban. Pelaku [penyerang suporter PSS] juga sempat lari ke daerah Rindam. Itu informasi awal yang kami [Polda] peroleh,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online