AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Logo Persiba Bantul (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Demi bertahan di kompetisi kasta kedua Tanah Air musim depan.
Harianjogja.com, BANTUL—Misi mustahil diusung Persiba Bantul di sisa sembilan pertandingan Grup 4 Liga 2 2017. Tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini wajib meraih 27 poin dari sisa laga demi bertahan di kompetisi kasta kedua Tanah Air musim depan.
Poin itu jadi mustahil karena sampai pekan kelima kompetisi, Persiba baru mengumpulkan dua poin dari dua hasil seri dengan tiga kali kekalahan. Dari sisa sembilan pertandingan yang dimiliki, Persiba masih memiliki lima laga kandang yakni menjamu Persipon (4/7/2017), empat laga kandang pada putaran kedua, yakni menjamu PPSM (24/7/2017), Sragen United (10/8/2017), Persipur (19/8/2017) dan PSIS (14/8/2017).
Untuk empat laga sisanya adalah laga tandang yakni melawan PSIS Semarang (14/7/2017), tiga away pada putaran kedua yakni melawan PSIR (20/7/2017), Persis (3/8/2017) dan Persipon (26/8/2017). “Tidak ada yang tidak mungkin. Optimistis mampu bertahan dan meraih hasil tersebut,” ujar manajer Persiba, Endro Sulastomo, kepada Harian Jogja, Selasa (23/5/2017).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.