Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
dokumen
Salah satunya, kedua belah pihak sepakat saling memaafkan dan menyelesaikan permasalahan secara damai
Harianjogja.com, MAGELANG—Suporter PSS Sleman dan PPSM Sakti Magelang sepakat berdamai dan menginginkan tidak ada lagi gesekan antarsuporter dua klub yang bertetangga ini.
Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/05/27/suporter-sepak-bola-pendukung-ppsm-dan-pss-sleman-bikin-kesepakatan-820170">SUPORTER SEPAK BOLA : Pendukung PPSM dan PSS Sleman Bikin Kesepakatan
Kesepakatan damai tersebut dimulai ketika rombongan Pemerintah Kabupaten Sleman yang dikomandoi Bupati Sleman, Sri Purnomo, menyambangi Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, Jumat (26/5/2017).
Bersama Sri Purnomo, ada juga Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria dan Dandim Sleman serta pejabat Sleman lainnya serta perwakilan suporter PSS Sleman,
Rombongan Pemkab Sleman diterima di Pendapa Pengabdian Rumah Dinas Walikota Magelang oleh Walikota bersama Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo dan Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari, serta pejabat Kota Magelang dan perwakilan suporter PPSM Sakti Kota Magelang.
Walikota Magelang Sigit Widyonindityo menyambut hangat kunjungan Bupati Sleman dan berharap gesekan yang terjadi di kota Magelang beberapa waktu yang lalu bisa diselesaikan dengan baik. “Sebagai tetangga dekat, kami [Magelang dan Sleman] bersama-sama ingin memajukan masyarakat di kedua daerah,” katanya, Jumat.
Sri Purnomo mengakui bila PSS main di kandang, suporter berupaya memenuhi lapangan pertandingan demikian pula bila main di luar kandang. “Mereka [suporter PSS] juga berupaya ikut mendukung kemenangan PSS. Ini menjadi karakter suporter PSS,” ujarnya.
Untuk perwakilan Supoter Magelang diwakili Wulan Wibowo dan Yusuf Susilo dan perwakilan suporter Sleman diwakili oleh Zulfikar dan Heruyono. Penandatanganan surat kesepakatan damai di Pendapa Pengabdian disaksikan sejumlah pihak, termasuk manajer dua klub di Liga 2 itu.
Dalam surat yang ditandatangani perwakilan suporter PPSM Sakti Magelang dengan perwakilan suporter PSS Sleman, terdapat delapan poin yang disepakati. Salah satunya, kedua belah pihak sepakat saling memaafkan dan menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan serta kedua pihak bersepakat untuk tidak mengajukan tuntutan hukum.
Kemudian kedua belah pihak berharap permasalahan ini merupakan yang pertama dan yang terakhir. Kedua belah pihak tidak saling mengedepankan ego masing-masing dan berjanji tidak terjadi selisih paham di kemudian hari. Namun, jika nantinya di kemudian hari setelah dilakukan penandatangan kesepakatan damai terjadi perselisihan paham, kepolisian akan mengambil tindakan tegas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.