Program Upland Dorong Produktivitas Kopi Di Kabupaten Magelang
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
Dimas Ekky Pratama, pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), naik podium dalam ajang Moto 2 European Championship di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (18/6/2017) waktu setempat. (Ist)
Pembalap berusia 24 tahun ini hanya berjarak 11,670 detik dari Ricky Cardus sebagai juara.
Harianjogja.com, BARCELONA—Indonesia kini tak hanya memiliki Rio Haryanto sebagai pembalap yang layak dibanggakan di pentas internasional.
Diam-diam Merah Putih juga mempunyai potensi rider muda yang berprospek tampil di ajang Moto GP. Dimas Ekky Pratama, pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), baru saja naik podium dalam ajang Moto 2 European Championship di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (18/6/2017) waktu setempat.
Raihan finis ketiga Dimas di sirkuit itu menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di GP Spanyol. Hasil ini dia dapatkan saat mengikuti race 1 Moto 2. Pembalap berusia 24 tahun ini hanya berjarak 11,670 detik dari Ricky Cardus sebagai juara.
Penampilan Dimas cukup sensasional mengingat dia berada di posisi keenam di awal balapan. Hasil itu memang amat melegakan bagi Red Forehead, julukan Dimas. Podium tersebut juga kali pertama bagi Dimas sejak debut perdananya di Moto 2 European Championship pada 2015.
Hasil balap yang ditoreh Dimas Ekky ini membawanya selangkah lebih dekat ke mimpinya menuju Kejuaraan Dunia MotoGP. Saat ini, gelaran balap CEV International Championship menjadi batu pijakan penting pebalap Indonesia menembus MotoGP mengingat ajang balap ini telah mencetak pebalap kelas dunia seperti Marc Marquez.
“Saya sangat senang. Semua kerja keras akhirnya dapat berakhir di podium. Balap pertama sangat menakjubkan. Saya berjuang hingga lap terakhir dan sangat senang ketika melewati garis finish. Mimpi saya untuk dapat mengibarkan Merah Putih pertama kali di balapan Eropa ini akhirnya dapat terwujud. Kini saya bersama tim akan berusaha keras untuk mengulangi hasil positif ini di seri berikutnya di Valencia,” ujar Dimas Ekky, Selasa (20/6/2017).
Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengungkapkan kegembiraannya atas keberhasilan pebalap binaan AHM yang mampu memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia. “Ini hasil yang luar biasa. Dimas Ekky telah membuat sejarah baru yang membanggakan bagi bangsa Indonesia dengan naik podium pertama kali di ajang CEV International Championship,” paparnya.
Sementara itu di kelas CEV Moto3 Junior World Championship, Andi Gilang yang telah mempersiapkan diri berjuang di balapan seri ini terpaksa tidak dapat memaksimalkan hasil yang diperoleh.
Setelah putaran ketiga musim ini, Dimas Ekky berada di urutan keenam dalam Kejuaraan CEV Moto2 European Championship dengan 37 poin, sementara Andi Gilang berada di urutan ke-14 dengan 11 poin di Kejuaraan CEV Moto3 Junior World Championship. Putaran CEV International Championship berikutnya akan berlangsung pada 8-9 Juli di Sirkuit Valencia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grengseng Pamuji menyebut program upland yang berjalan sejak 2025 mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengembangan komoditas kopi di wilayah Kabupaten Magelang.
BGN mengungkap lima kasus penipuan jual-beli titik SPPG Program MBG. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon tiket transportasi, pajak ringan untuk penulis, hingga program magang nasional.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.