Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Pertandingan PSS Sleman melawan Persibangga Purbalingga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (26/7/2017). (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Poin ini berjarak jauh dari pesaing utama PSS, yakni PSCS Cilacap, yang berada di peringkat kedua dengan 18 poin
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelontoran tiga poin hasil kemenangan 2-0 saat menjamu Persibangga Purbalingga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (26/7/2017), membuat PSS Sleman makin nyaman di puncak klasemen sementara Grup 3 Liga 2.
Di laga Rabu malam itu, dua gol PSS dicetak oleh Dirga Lasut pada menit ke-23 dan 86. Atas tambahan tiga poin ini maka PSS berada di pemuncak klasemen dengan 22 poin. Poin ini berjarak jauh dari pesaing utama PSS, yakni PSCS Cilacap, yang berada di peringkat kedua dengan 18 poin dan PSGC Ciamis di peringkat ketiga dengan poin 18 poin.
“Dirga cukup bagus. Mampu berperan karena selama ini lawan lebih fokus kepada para penyerang. Namun, ini harus kembali kami [PSS] ubah karena lawan kami ke depan pasti telah membaca,” ujar Pelatih PSS, Freddy Mulli, seusai pertandingan.
Manajer Persibangga Rohman Supriyadi mengapresiasi permainan timnya. Sebab, anak asuh Ahmad Muhariah itu tampil optimal hingga menit akhir. “Selamat untuk PSS Sleman. Kami [Persibangga] banyak mendapatkan pelajaran dari PSS. Mudah-mudahan tim kami ke depan lebih baik,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Jarak pandang 600 meter membuat delapan penerbangan di Bandara SMB II Palembang tertunda, terdiri atas empat kedatangan dan empat keberangkatan.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.