Anak Lahir Musim Panas Dinilai Lebih Rentan Terkena Flu
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Panitia pelaksana (Panpel) laga kandang PSS Sleman secara resmi menolak kedatangan suporter Persis Solo, Pasoepati
Harianjogja.com, SLEMAN — Panitia pelaksana (Panpel) laga kandang PSS Sleman secara resmi menolak kedatangan suporter Persis Solo, Pasoepati yang akan datang dan mendukung secara langsung tim kesayangannya pada laga terakhir Grup A babak 16 Besar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (10/10/2017) sore mendatang.
Penolakan kedatangan Pasoepati ini dilakukan dengan pertimbangan keamanan dan kapasitas Stadion Maguwoharjo, Sleman.
“Kami sudah kirimkan surat kepada DPP Pasoepati, yang ditembuskan kepada kepolisian setempat tadi pagi. Dalam surat tersebut juga telah kami sampaikan alasannya,” ujar Ketua Panpel PSS Jaguar Tominangi kepada Harianjogja.com, Rabu (4/10/2017) siang.
Dengan adanya pengiriman surat tersebut, lanjut Jenggo-panggilan akrab Jaguar, diharapkan semua pihak mampu memahami dan menghormati keputusan dari panpel.
Suporter PSS baik BCS dan Slemania sendiri pun telah mematuhi dan memahami terkait dengan penolakan yang dilakukan oleh panpel Persis saat kedua kesebelasan berjumpa pada putaran pertama lalu di Stadion Manahan, Solo.
“Mengenai pertandingan, sejauh ini jadwal tetap digelar sore. Kami harapkan teman-teman Pasoepati mampu memahami kondisi kami,” harap Jenggo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Kemendikdasmen sediakan 1.842 buku digital gratis lewat SIBI, diakses jutaan pengguna untuk mendukung pembelajaran. Ini linknya.
BPJS Ketenagakerjaan dorong kemandirian ahli waris lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis digital di Jogja.
Eks Lurah Condongcatur ditahan Polda DIY usai kasus penyalahgunaan TKD yang rugikan negara Rp1,7 miliar.
Buruh asal Klaten ditangkap usai mencuri motor di Kartasura dengan modus pura-pura mencari kerja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.