Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Bayern Munchen (Reuters-Michaela Rehle)
Harianjogja.com, SEVILLA — Bayern Munchen mungkin merasa beruntung bertemu Sevilla pada perempatfinal Liga Champions musim ini. Jika dibandingkan dengan tim lain, Sevilla memang lawan yang tergolong lebih enteng.
Pasukan Vincenzo Montella tersebut memang mampu menggusur Manchester United untuk lolos ke perempat final. Akan tetapi, Sevilla tidak memiliki DNA juara di Liga Champions. Meski demikian, Bayern tetap harus waspada ketika berkunjung ke markas tim Andalusia tersebut pada leg pertama perempat final di Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Rabu (4/4/2018) pukul 01.45 WIB.
Sebab, Die Roten, julukan Bayern, memiliki rekor buruk dalam kunjungan ke tanah Matador, julukan Spanyol. Thomas Muller dkk. selalu menelan kekalahan dalam lima kunjungan terbaru mereka ke Spanyol. Selain itu, Bayern juga selalu dieliminasi tim dari Negeri Matador dalam empat musim terakhir dalam fase knock-out Liga Champions.
Pendukung Die Roten bisa semakin ketir-ketir ketika menengok rekor Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan. Pablo Sarabia dkk. tak pernah menelan kekalahan dalam 11 pertandingan home mereka di semua kompetisi. Bukti paling gres, Sevilla mampu menahan imbang Barcelona 2-2 di Liga Spanyol akhir pekan lalu. Bahkan mereka sempat unggul 2-0 sebelum kebobolan gol Luis Suarez dan Lionel Messi di menit-menit akhir pertandingan.
Beruntung, Bayern akan turun dalam kondisi nyaris full team. Hanya kiper Manuel Neuer dan penyerang Kingsley Coman yang tak bisa turun setelah cedera panjang. Sementara gelandang Arturo Vidal dan Juan Bernat dikabarkan siap merumput setelah pulih darin cedera masing-masing.
“Segala yang menentukan ada di April 2018 ini dan kami harap bisa bertahan di kompetisi ini sejauh mungkin. Kami tahu apa yang menanti kami di Sevilla dan tantangannya besar. Namun kami ingin lolos,” jelas Muller, seperti dilansir Reuters, Senin (2/4/2018).
Apa pun hasilnya di Sevilla nanti, Bayern bertekad mencetak gol di Ramon Sanchez Pizjuan. Tak dimungkiri, gol tandang bisa sangat meringankan tim asal Bavaria tersebut ketika leg kedua di Allianz Arena, sekaligus krusial menembus ke semifinal.
“Kami butuh gol, khususnya partai away melawan mereka. Ini akan menjadi pertandingan ganas. Mereka sangat tangguh di kandang dan fans mereka membuat atmosfer menjadi panas. Kami harus berada di level top permainan kami,” jelas winger Bayern, Arjen Robben.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.