Mohames Salah (Reuters-Lee Smith)
Harianjogja.com, LIVERPOOL – Mohamed Salah dan Kevin de Bruyne bakal menjadi pemain yang menyita perhatian saat Liverpool menjamu Manchester City pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Anfield, Liverpool, Kamis (5/4/2018) pukul 01.45 WIB.
Maklum, keduanya merupakan motor permainan tim masing-masing. Salah bersama Liverpool, De Bruyne dengan City. Selain itu, kedua pemain tersebut masuk kandidat peraih penghargaan PFA Player of the Year musim ini.
Salah dan De Bruyne menjadi kandidat penerima penghargaan untuk pemain terbaik versi Asosiasi Pesepak Bola (PFA) tersebut karena penampilan cemerlang masing-masing musim ini. Salah moncer dengan 37 gol dan 12 assist hanya dalam 42 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Sementara De Bruyne mencetak 11 gol dan 19 assist dalam 43 penampilannya.
Duel Liverpool melawan City di perempatfinal Liga Champions bisa jadi akan bakal ikut menentukan siapa yang pantas memenangi PFA Award nanti. PFA Player of the Year merupakan penghargaan untuk pemain terbaik yang dipilih para pesepak bola yang merumput di dataran Inggris.
“Anda tidak bisa membandingkannya [hanya mengacu statistik], itu mustahil. Jadi, bagaimana para pemain dipilih? Setiap orang punya opini sendiri-sendiri. Itu tergantung apa yang dilihat orang tersebut pada seorang pemain,” jelas De Bruyne, seperti dilansir Thisisanfield.com, Selasa (3/4/2018).
“Salah pencetak gol yang hebat, dan dia bermain sangat bagus sebagai penyerang. Musim ini akan luar biasa. Untuk membandingkan kami, saya tidak tahu. Dengan statistik bagaimana kami bisa membandingkan diri kami sendiri?” sambungnya.
Selain bisa menjadi panggung penentu PFA Player of the Year, pertandingan Liverpool versus City bakal menjadi ajang reuni bagi Ilkay Gundogan dengan pelatih Jurgen Klopp. Gelandang City tersebut mengaku mengirim pesan kepada mantan mentornya di Borussia Dortmund tersebut setelah drawing perempatfinal lalu.
“Kami beberapa kali chatting. Saya kirim pesan ‘sampai jumpa secepatnya’ dan menambah imoji senyum, dia menjawab dengan senyum pula. Saya pikir kami berdua senang bisa bertemu [di perempatfinal Liga Champions], meski kami akan menjadi musuh satu sama lain,” jelas Gundogan, seperti dikutip Manchestereveningnews.co.uk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: