Prediksi Chelsea Vs Man City: The Blues Lanjutkan Rekor
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
Valentino Rossi (Twitter-@ValeYellow46)
Harianjogja.com, RIO HONDO — Tim Yamaha memiliki kenangan manis di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina. Sejak balapan musim 2014, podium sirkuit sepanjang 4,8 kilometer itu tak pernah sepi dari pembalap Yamaha. Dua podium utama di antaranya bahkan dikuasai Yamaha yakni Valentino Rossi (2015) dan Maverick Vinales (2017).
Statistik tersebut tentu melambungkan asa tim Garpu Tala, julukan Yamaha, untuk memperbaiki peruntungannya di Moto GP musim ini. Yamaha telah melakukan start cukup baik dengan menempatkan Valentino Rossi di podium ketiga di seri pembuka di GP Qatar, Maret 2018 lalu.
Rossi, satu-satunya rider yang konsisten naik podium GP Argentina tiga musim terakhir, pun mengungkapkan optimisnye dalam balapan Senin (9/4/2018) dini hari WIB. “Dari tahun pertama kami datang, saya sudah menyukai trek ini karena menarik, teknis dan begitu mengalir. Bagus untuk motor kami,” ujar Rossi seperti dilansir Crash, Jumat (6/4/2018).
Menurut The Doctor, julukan Rossi, ada tiga hal yang menjadi faktor penentu keberhasilan di Rio Hondo yakni ban, mesin dan aspal trek. Khusus aspal, Sirkuit Termas de Rio Hondo baru dipugar sehingga bakal memberi sensasi berbeda dari balapan sebelumnya.
Rossi menilai persaingan di GP Argentina tahun ini akan makin kompetitif menyusul Marc Marquez dan Andrea Dovizioso yang kian tangguh. Marquez sendiri masih memegang rekor sebagai pembalap yang paling banyak menjuarai GP Argentina dengan dua gelar. “Sekarang situasinya berbeda. Saya pikir Ducati dan Honda lebih kuat dibanding tahun lalu,” ucap Rossi.
Marquez sendiri optimistis memetik gelar ketiga di GP Argentina akhir pekan ini. Dia ingin menebus kegagalannya musim lalu ketika terjatuh saat balapan masih berjalan tiga putaran. Kala itu Marquez yang menguasai pole position seperti terburu-buru menyerang saat ban keras di depan belum cukup panas.
“Tahun lalu saya melakukan kesalahan besar karena terlalu agresif menyerang di putaran-putaran awal. Itu kesalahan saya dan kami belajar dari itu,” tutur Baby Alien, julukan Marquez.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.