Cara Menyimpan Makanan di Kulkas agar Higienis dan Aroma Tak Bercampur
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Mohamed Salah saat merayakan gol ke gawang West Bromwich Albion, Sabtu (21/04/2018). /Reuters-Andrew Yates
Harianjogja.com, LIVERPOOL-Mohamed Salah akan bereuni dengan bekas klubnya, AS Roma dalam semifinal Liga Champions, Rabu (25/04/2018) dini hari WIB. Salah terbawa perasaan kala bertemu dengan mantan klubnya itu dan mengaku sulit untuk bermain dalam laga yang berlangsung di Stadion Afield tersebut.
Pemain timnas Mesir tersebut dua musim bergabung dengan Serigala Roma, julukan AS Roma sebelum dibeli Liverpool pada pertengahan tahun lalu. Bersama Liverpool, salah menjadi pemain depan yang menakutkan. Mantan pemain Chelsea tersebut selalu meneror barisan pertahanan lawan. Di ajang Premier League, Salah telah melesakkan 31 gol. Sedangkan secara keseluruhan Salah telah mengemas 40 gol dari 45 pertandingan.
Dengan kemampuan yang demikian, Salah harusnya percaya diri ketika menghadapi tim mana pun. Namun, ternyata tidak demikian. Pemain berusia 25 tahun tersebut menfgaku sulit bertemu dengan mantan klubnya tersebut. Meski sudah berseragam Liverpool, salah masih memiliki hubungan yang baik dengan para pemain Roma. Bahkan Salah mengaku selalu berkomunikasi dengan para pemain AS Roma hingga saat ini. "Setiap hari saya berbicara dengan para pemain [AS Roma]. Kemarin, saya berbicara dengan Totti," ungkap Salah sabagaimana dikutip dari Sky Sport, Senin (23/04/2018).
Kenapa Salah merasa “baper” ketika menghadapi AS Roma? Ternyata salah punya kedekatan khusus dengan tim di Ibukota Italia tersebut. "Ini tidak mudah. Saya mencintai klub dan kota itu. Saya tahu mereka menyukai saya. Maka dari itu, ini tidak akan menjadi mudah untuk saya," lanjutnya.
Mantan pemain Fiorentina tersebut mengakui anak asuhan Eusebio Di Francesco sangat mengetahui gaya permainan dirinya. Maka dari itu, laga Liverpool melawan AS Roma merupakan laga yang tidak mudah. "Saya tahu mereka. Kami bermain bersama selama dua tahun. Dan mereka sangat tahu gaya main saya. Dengan demikian, ini tidak akan menjadi laga yang mudah sama sekali," ujar Salah yang saat di Roma berhasil membuat 29 gol dari 65 penampilan.
Bagaimana tanggapan pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco soal Salah? Eusebio Di Francesco mengaku tak membutuhkan saran dari mana pun terkait Salah. "Saya tak perlu diberi tahu oleh mereka. Kualitasnya sudah sangat jelas," ujar dia.
Eusebio Di Francesco mengaku banyak pemain Roma yang sudah mengetahui gaya bermain Salah. "Jangan lupa, saya juga telah mempersiapkan permainan melawannya di Italia. Para pemain kami sudah mengetahuinya [gaya main Salah], itu bisa jadi sebuah keuntungan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak cara menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar, higienis, dan aroma makanan tidak bercampur selama penyimpanan.
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump menolak tawaran damai Iran. Brent naik ke US$106,31 dan WTI US$93,62 per barel.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.