Asal-usul Kata Oke Ternyata dari Singkatan Jenaka 1839
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
Dua pemain asing PSIM Jogja Kristian Adelmund dan Emile Linkers bergoyang usai Kristian Adelmund mencetak satu gol ke gawang Persitema Temanggung di Stadion Bumipala Temanggung, 2012 silam / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA -- Nasib nahas dialami oleh PSIM Jogja jelang laga melawan Madura FC di babak reguler Liga 2 2018 Grup Timur, Kamis (26/4/2018) sore. Laskar Mataram harus menerima sanksi berupa pengurangan 9 poin dari operator kompetisi.
Hal ini menyusul tidak dibayarkannya tunggakan gaji terhadap tiga pemain asal Belanda, Lorenzo Rimkus, Emile Linkers, dan Kristian Adelmund yang sempat membela PSIM 2012 silam.
Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastawa yang dikonfirmasi, Kamis (26/4/2018) mengakui, pihaknya telah menerima surat berisi keputusan pengurangan 9 poin. Surat langsung ditandatangani oleh Chief Executive Officer PT LIB Risha A Widjaya, bernomor 153/LIB/IV/2018 tertanggal 25 April 2018. Dalam surat tersebut disebutkan sanksi dijatuhkan berdasar tindak lanjut dari surat sengketa yang sebelumnya dilayangkan pada PSIM perihal sengketa ketenagakerjaan yang disampaikan FIFA melalui Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha.
"Sesuai dengan keputusan FIFA Disciplinary Committee sebagaimana dijelaskan dalam surat PSSI maka klub PSIM Jogja dihukum pengurangan poin sebanyak 9 poin di kompetisi Liga 2 2018," kata Risha dalam surat tersebut.
Menurut Jarot atas keputusan itu pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, sejauh ini manajemen sudah berusaha untuk melunasi tunggakan sebesar Rp700 juta dan bunga sebesar 5 persen terhitung sejak 2014. Namun karena terbatasnya waktu, besaran tunggakan tersebut tidak bisa terpenuhi.
"Kami terima sanksi tersebut. Kami sudah berusaha," terang Jarot.
Terancam didegradasi ke Liga 3
Jarot mengungkapkan saat ini manajemen telah mendapat sponsor guna membantu pembayaran tunggakan tersebut. Sebab, meski mendapatkan sanksi pengurangan 9 poin, PSIM masih harus membayar tunggakan gaji dan bunga.
"Jika tidak kami langsung terdegradasi. Sekarang kami sudah mendapatkan sponsor untuk itu. Dan kami harapkan hal ini [pengurangan 9 poin] tidak akan berpengaruh terhadap mental pemain," harap Jarot.
Menurut Jarot, dengan adanya sanksi pengurangan 9 poin, mau tidak mau saat ini skuat asuhan Erwan Hendarwanto harus mendapatkan poin di setiap laga. Sebab, jika tidak, meski sudah membayarkan denda dan bunga dan terhindar dari ancaman degradasi, PSIM masih berpeluang degradasi jika gagal mendulang poin sebanyak-banyaknya.
"Kami wajib meraih poin sebanyak-banyaknya untuk mengganti pengurangan 9 poin. Tidak ada pilihan lainnya, kami juga harus menanggung dosa dari PT NPI [Nirwana Persada Indonesia] yang saat itu menangani PSIM," terang Jarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.