Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Sven Ulreich (Reuters-Juan Medina)
Harianjogja.com, MADRID – Perbedaan penampilan ditunjukkan kiper Bayern Munchen Sven Ulreich dan kiper Real Madrid Keylor Navas. Ulreich membuat blunder sementara Navas tampil gemilang saat Madrid dan Bayern bentrok pada leg kedua babak semifnal Liga Champions, Rabu (2/5/2018) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu, kedua tim bermain imbang 2-2. Hasil itu membuat Madrid lolos ke babak final lantaran unggul 2-1 pada leg pertama. Madrid lolos dengan agregat 4-3.
Pada pertandingan di Bernabeu, Bayern unggul dulu melalui Joshua Kimmich. Namun, Madrid berbalik unggul berkat dua gol Benzema. Salah satunya tercipta karena kesalahan Ulreich. Dia gagal mengontrol umpan Corentin Tolisso sehingga memudahkan Benzema menceploskan bola ke gawang. Bayern kemudian bisa menciptakan satu gol lagi melalui James Rodriguez.
James sendiri enggan menyalahkan Ulreich atas kegagalan timnya melaju ke semifinal. "Anda tidak harus menyalahkan kiper, dia sudah banyak menyelamatkan kami. Kami membuat kesalahan fatal baik di leg pertama maupun leg kedua," kata James seperti dikutip Soccerway.
.jpg)
Performa Ulreich ini memang jomplang dibandingkan dengan kiper Madrid Navas. Ulreich tercatat cuma membuat satu penyelematan dan membuat satu blunder. Sementara Navas, total membuat delapan penyelamatan sepanjang laga. Thomas Mueller, Robert Lewandowski, David Alaba, Mats Hummels, dan Tolisso pun dibuat gigit jari karena peluang mereka dimentahkan Navas.
"Saya sangat gembira. Bersyukur kepada Tuhan karena ini adalah laga yang sangat sulit. Mereka adalah tim hebat," terang Navas seperti dikutip Marca.
"Kami sangat menderita, tapi kami lolos ke final, yang mana kami inginkan. Kami sedang mengukir sejarah dan akan berjuang hingga akhir," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Korlantas Polri siaga 24 jam selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus untuk antisipasi lonjakan kendaraan dan kemacetan.
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mentan Amran melepas ekspor pupuk urea ke Australia senilai Rp7 triliun untuk memperkuat industri pupuk nasional dan pasar global.
Gereja Katedral Jakarta menggelar empat sesi misa Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya amankan 860 tempat ibadah.
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.