Mohamed Salah (Reuters-Phil Noble)
Harianjogja.com, LONDON - Keran gol pemain Liverpool Mohamed Salah mulai kering. Dalam tiga pertandingan terakhir, pemain asal Mesir itu tak bisa mencetak gol. Pertanyaan mengenai konsistensi Salah dalam mencetak gol pun mulai mengemuka.
Seperti diketahui, Salah merupakan mesin gol Liverpool musim ini. Di Liga Premier Inggris, Salah sudah mencetak 31 gol dan menduduki posisi puncak daftar top skorer sementara. Sementara di semua ajang, Salah telah membukukan 43 gol.
Namun, Salah mulai mejan dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang. Dimulai saat melawan Stoke City, kemudian pada leg kedua babak semifinal Liga Champions melawan AS Roma, dan menghadapi Chelsea, Minggu (6/5/2018) malam WIB.
Di laga itu, Liverpool tunduk dengan skor 1-0. Menurut catatan Who Scored, Salah cuma membuat satu tembakan sepanjang 90 menit dan tiga kali kehilangan bola. Kekalahan itu membuat Liverpool gagal mengamankan posisi empat besar klasemen Liga Inggris lebih cepat.
Menariknya, Liverpool tak bisa menang saat Salah seret. Liverpool meraih satu kali imbang dan dua kalah dalam tiga laga terakhir di semua ajang. "Wajar jika pemain depan tampil seperti ini," komentar manajer Liverpool, Jurgen Klopp, terkait situasi Salah seperti dikutip dari BBC.
"Biasanya dia bisa menghadapi tim yang sangat mengandalkan fisik, tapi hari ini tidak tampil bagus," lanjutnya.
"Dia akan bikin gol lagi tapi dia tidak punya ruang sama sekali hari ini. Itu saja, semuanya bakal baik-baik saja. Kami tidak punya skuat yang besar dan sedang dilanda badai cedera, jadi ketika mereka main lagi maka mereka tidak punya ritme," sambung Klopp.
"Kami punya 11 atau 12 pemain yang terus bermain, jadi kami kini punya libur satu pekan sebelum laga berikutnya dan itu sangat membantu," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tags: