Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Lomba lari 5K menyemarakkan HUT Gunungkidul ke-187, Sabtu (12/5/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Lomba lari 5K semarakkan rangkaian hari jadi Gunungkidul ke-187 tahun. Selain sebagai peringatan hari jadi, lomba kali ini juga sebagai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan pencarian bibit atlet muda.
Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Sulistiyono mengatakan, banyak potensi atlet muda di Gunungkidul yang harus terus dilatih dan difasilitasi untuk menunjang potensinya.

“Kegiatan yang diselenggarakan pemkab ini selain sebagai perayaan hari ulang tahun dan Hardiknas, juga sebagai pencarian bibit muda atlet, karena kompetisi kali ini dibagi dalam beberapa kategori dari SD hingga kategori umum. Harapannya potensi atlet Gunungkidul semakin gemilang,” ucapnya disela lomba lari 5K, di Taman Kota Wonosari, Sabtu (12/5/2018).
Wakil Ketua pelaksana lomba lari 5K Tupar mengatakan, setidaknya ada 650 peserta yang mengikuti lomba tersebut. “Ada sekitar 650 peserta total, dari kategori SD kelas bawah dan atas, SMP, SMA, umum, PNS/TNI/Polri, terbagi putra putri. Masing-masing kategori diambil lima juara, baik putra maupun putri,” ucapnya.
Dia mengatakan, setidaknya total hadiah yang disiapkan ada Rp9 juta, trofi, dan piagam. Dia berharap dengan kompetisi semacam ini dapat menjaring potensi pelari yang ada di Gunungkidul.

Tupar mengatakan, kompetisi ini juga tidak berhenti di situ saja, nantinya 10 besar yang masuk per kategori akan dibina, untuk persiapan kompetisi tingkat provinsi yang akan berlangsung bulan Agustus mendatang.
“Saat ini harus jemput bola. Dengan kompetisi ini dapat menjaring potensi pelari di Gunungkidul, karena jika tidak begini mungkin peminatnya semakin hari akan berkurang peserta lari ini,” ucapnya.
Juara satu kategori umum putri Dewi Anjaswati yang berasal dari Playen, mengaku senang dengan adanya kompetisi ini. Dia mengaku sering mengikuti kompetisi lari.
“Senang dengan kompetisi lari ini karena dapat mengetahui sejauh mana kemampuannya, dan bersyukur juara juga tadi,” ucapnya.
Juara satu kategori umum putra Amri Wahyudi berharap lebih sering lagi kompetisi semacam ini, sehingga dapat menambah semangat para pelari di Gunungkidul. “Semoga lebih sering lagi di Gunungkidul, biasanya ikut juga tapi di luar Gunungkidul, beberapa kali juara juga,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.