Mario Aji Start Posisi 26 di Moto2 Aragon 2026 Usai Gagal Lolos ke Q2
Mario Aji gagal lolos ke Q2 Moto2 Aragon 2026 setelah finis ke-12 di Q1. Pembalap Indonesia itu akan memulai balapan dari posisi ke-26.
Timnas Thailand / PSSI
Harianjogja.com, PALEMBANG -- Thailand sukses meraih juara AFF U-16 Girls Championship 2018. Kepastian ini usai Negeri Gajah Putih ini menang tipis 1-0 atas Myanmar dalam laga final di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang.
Gol tunggal kemenangan Thailand dicetak oleh Janista Jinantuya pada menit ke-46. Kedua tim sebenarnya bermain terbuka, saling serang dan tempo cepat pada laga ini sejak menit pertama.
Thailand dan Myanmar tercatat memiliki beberapa peluang, namun sayang tidak ada gol yang tercipta di babak pertama. Memasuki babak kedua, Thailand unggul cepat di menit ke-46, lewat sepakan Janista Jinantuya.
Tertinggal satu gol, membuat Myanmar ingin membalas. Namun beberapa peluang gagal tercipta menjadi gol karena kokohnya pertahanan Thailand. Dan skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai. Thailand pun keluar sebagai juara AFF U-16 Girls Championship tahun 2018.
Usai laga, pelatih Thailand, Naruephon Kaenson mengatakan kerja keras pemain dan bermain disiplin menjadi kunci sukses memenangi laga final ini. Ia juga menyebut anak asuhnya sempat hilang konsentrasi bermain, hal itu membuat timnya banyak membuat peluang atau nyaris kebobolan.
"Pengusaan bola kami sedikit kurang pada laga ini. Untungnya kami memenangi laga ini. Myanmar saya rasa juga bermain bagus, namun kami lebih beruntung dan keluar sebagai pemenang," kata Naruephon Kaenson, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (14/5/2018).
“Kami telah mempersiapkan dengan baik untuk laga final ini. Namun kita akui Myanmar masih di bawah Thailand. Mereka adalah skuat yang dipersiapkan dengan baik untuk ajang ini. Sedangkan kami hanya punya persiapan sekitar lima minggu,” ujar pelatih Myanmar, San San Thein.
Sementara itu, Vietnam meraih peringkat tiga AFF U-16 Girls Championship 2018. Hal itu setelah Vietnam mengalahkan Laos dengan skor 3-0 melalui drama adu penalti usai di waktu normal kedua tim hanya bermain imbang 0-0.
“Saya tidak senang dengan cara kami bermain. Kami seharusnya melakukan lebih baik dan bisa mencetak gol banyak. Kami menciptakan beberapa peluang bagus dan kami seharusnya menang dalam waktu normal. Dan tidak tergantung pada momen adu penalti, ”kata pelatih Vietnam, Nguyen Thi Mai Lan.
Dalam adu penalti, Vietnam mencetak gol lewat Thi Hoa, Tran Thi Hanh dan Tran Thi Huong Tra. Sedangkan tiga penendang Laos yakni Vilayphone Phengsana, Thippakone Syvonglath, dan Inthida Khounsy gagal sebagai eksekutor penalti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mario Aji gagal lolos ke Q2 Moto2 Aragon 2026 setelah finis ke-12 di Q1. Pembalap Indonesia itu akan memulai balapan dari posisi ke-26.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.