Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Suporter Arema/Antara-Ari Bowo Sucipto
Harianjogja.com, JOGJA-Manajemen Arema akhirnya memecat Joko Susilo dari jabatan pelatih kepala tim berjuluk Singo Edan tersebut. Musababnya, Joko Susilo gagal membawa tim itu keluar dari zona degradasi Liga 1 2018 gara-gara hanya bermain imbang 1-1 saat menjamu PSM Makassar, Minggu (13/5/2018).
General Manager Arema Rudy Widodo mengatakan manajemen menunjuk Milan Petrovic sebagai pelatih kepala.
Ia berharap pergantian pelatih ini bisa benar-benar memberikan perubahan signifikan, terutama dalam upaya agar tim Singo Edan bisa segera keluar dari zona degradasi.
Joko Susilo ditawaru kembali ke posisi asisten pelatih. Namun, Joko Susilo belum memberikan jawaban atas tawaran tersebut.
"Sekarang target utama kami keluar dari zona degradasi dulu. Kami sudah selesaikan segala sesuatunya, termasuk administrasi ke Liga tentang adanya perubahan ini. Mudah-mudahan keputusan ini bisa membawa Arema FC menjadi lebih baik," ujar Rudy, Senin (14/5/2018).
Setelah menunjuk Milan sebagai pelatih kepala menggantikan posisi Joko Susilo, Rudy menyerahkan segala keputusan kepada pelatih agar lebih leluasa dalam membangun tim. "Kami akan memberikan dukungan maksimal kepada pelatih, termasuk program yang akan dilaksanakan, apakah akan ada penambahan atau pengurangan asisten pelatih," ucapnya.
Milan, pelatih kelahiran Serbia, mengaku tugas yang diembanya saat ini tidak mudah dan cukup berat, namun dirinya akan mencoba segala cara untuk mengangkat performa Arema FC dan keluar dari zona degradasi. "Kami tahu situasi sekarang sedang tidak bagus dan harus ada perubahan agar tim ini bisa lebih baik dan berprestasi," katanya.
Ia akan melihat pemain di lapangan terlebih dahulu. Setelah itu baru akan diputuskan seperti apa perubahan yang akan disiapkan. Sebab, tidak mudah melakukan perubahan dengan situasi seperti saat ini.
Manajemen Arema FC mematok arget yang tidak ringan untuk pelatih baru karena tim yang ditanganinya berada di jurang degradasi. Hingga pekan kedelapan, Singo Edan masih berada di dasar klasemen. Dari 8 laga yang sudah dijalani, tim Singo Edan baru mendapatkan 6 poin.
Sementara itu, Joko Susilo yang sudah berlisensi A AFC, mengaku dirinya masih ingin menyegarkan pikiranya dahulu. "Mungkin untuk sementara waktu saya ingin fokus ke keluarga dulu. Hampir 25 tahun saya fokus di sepak bola, terutama untuk dua anak laki-laki saya yang juga ingin mengikuti jejak sebagai pemain bola," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.