Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Dimitri Payet dalam balutan jersey Timnas Prancis./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Gelandang Timnas Prancis Dimitri Payet terancam tidak bisa tampil di Piala Dunia 2018 di Rusia mulai bulan depan. Kapten Marseille itu harus meninggalkan lapangan di final Liga Europa, pada Kamis pagi WIB (17/5/2018), dengan dugaan cedera paha.
Kondisi kebugaran Payet diragukan untuk dapat tampil di final melawan Atletico Madrid setelah absen ketika timnya bermain imbang 3-3 di markas Guingamp pada Jumat, tetapi dinyatakan bugar untuk bermain sehari sebelum pertandingan puncak di Lyon.
Payet menangis saat meninggalkan lapangan pada menit ke-32 untuk digantikan Maxime Lopez.
Mantan gelandang West Ham itu merupakan sosok kunci pada laju Prancis menuju final Piala Eropa 2016, meski ia belum tampil lagi untuk timnasnya sejak kemenanan 2-1 atas Belarusia pada 10 Oktober.
Pemain 30 tahun itu mencuri perhatian untuk dapat kembali dipanggil pelatih Didier Deschamsps dengan penampilan gemilang, yang mencakup menginspirasi Marseille ke final Liga Europa, tetapi cederanya mungkin mengakhiri peluangnya untuk tampil di turnamen akbar itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Reuters
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.