PIALA DUNIA 2018: Sudahi Polemik, Argentina Batalkan Pertandingan Lawan Israel

M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis Rabu, 06 Juni 2018 18:40 WIB
PIALA DUNIA 2018: Sudahi Polemik, Argentina Batalkan Pertandingan Lawan Israel

Lionel Messi/Reuters-Agustin Marcarian

Harianjogja.com, JAKARTA–Argentina akhirnya membatalkan laga uji coba terakhir mereka menjelang Piala Dunia 2018 yang dijadwalkan berlangsung di Jerusalem melawan tuan rumah Israel.

Keputusan itu diambil karena kondisi politik di Timur Tengah memanas dan memengaruhi rencana pertandingan tersebut. Rencana mementaskan superstar Lionel Messi di Israel juga memancing kemarahan asosiasi sepak bola Palestina.

“Mereka [Asosiasi Sepak Bola Argentina alias AFA] akhirnya membuat keputusan yang tepat,” ungkap Gonzalo Higuain, striker Juventus, kepada ESPN, Rabu (6/6/2018).

Pertandingan yang semula akan digelar di Stadion Teddy itu merupakan uji coba terakhir Lionel Messi dan kawan-kawan menjelang bertarung di putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia yang berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli.

Sejauh ini belum ada reaksi berlebihan atas pembatalan pertandingan tersebut dari federasi sepak bola maupun politisi Israel. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan telah membujuk Presiden Argentina Mauricio Macri agar Tim Tango tak membatalkan pertandingan tersebut.

Radio Israel mengutip seorang pejabat diplomatik yang tidak disebutkan namanya mengatakan peluang untuk tetap menghelat pertandingan persahabatan itu sangatlah tipis. Sebelumnya, rencana kunjungan Argentina, juara Piala Dunia 1978 dan 1986, menarik minat yang sangat besar dari fans mereka di Israel, apalagi Lionel Messi bakal main.

Di sisi lain, Palestina bungah pembatalan laga tersebut. Di Ramallah dan Tepi Barat, warga Palestina menunjukkan suka cita mereka dan otoritas sepak bola negara tersebut berterima kasih kepada Messi dan koleganya atas pembatalan tersebut.

“Asosiasi Sepak Bola Palestina berterima kasih kepada para pemain yang dipimpin bintang Messi atas penolakan mereka diperalat untuk kepentingan di luar olahraga,” demikian pernyataan resmi asosiasi tersebut.

Ketua asosiasi sepak bola Palestina Djibril Rajoub mengatakan nilai, moral, dan olahraga telah mendapatkan kemenangan melalui pembatalan laga tersebut.

Argentina merupakan satu-satunya kontestan putaran final Piala Dunia 2018 yang sempat merencanakan pertandingan uji coba melawan Israel. Tidak ada nama Israel dalam agenda uji coba 31 kontestan lainnya. Konflik Israel dan Palestina kembali memanas menyusul pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Jerusalem. Padahal, Jerusalem selama ini dianggap sebagai kota suci untuk penduduk Palestina. Kesediaan Argentina main di Jerusalem melawan Israel sama saja dengan mengakui Jesrusalem sebagai wilayah sah Israel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online