Prediksi Chelsea Vs Man City: The Blues Lanjutkan Rekor
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
Loris Karius/Reuters-Kai Pfaffenbach
Harianjogja.com, JOGJA—Final Liga Champions sudah berakhir hampir dua pekan lalu. Real Madrid muncul sebagai kampiun ketiga kali secara beruntun seusai membekuk Liverpool dengan skor 3-1. Namun fakta menarik masih bermunculan dari laga final yang berlangsung di Olimpiyskiy, Ukraina itu. Yang termutakhir soal Loris Karius.
Kiper Jerman yang menjadi bulan-bulanan banyak orang karena dua blunder konyol itu ternyata sempat mengalami gegar otak di partai puncak tersebut. Kecerobohan kiper Jerman itu membuat Karim Benzema dan Gareth Bale dengan mudah menjebol gawangnya. Sebelum performa horor Karius, sebuah insiden terjadi di awal babak kedua saat kedudukan masih imbang 0-0.
Sang kiper berbenturan dengan Sergio Ramos saat menyambut sepak pojok sehingga Karius tersungkur. Kepada wasit, Karius menirukan gestur menyikut atas ulah Ramos di tiang dekat. Namun Milorad Mazic yang menjadi pengadil mengabaikan protes eks kiper Mainz 05 tersebut.
Setelah insiden itu Karius memang tidak dirawat dan tidak menunjukkan gejala cedera serius. Namun sebuah pemeriksaan di Rumah Sakit Massachussets, Boston, Amerika Serikat, pekan lalu, mengonfirmasi Karius mengalami gegar otak yang mungkin memengaruhi performanya di lapangan.
“Lewat pemeriksaan fisik dan metrik objektif, kami menyimpulkan bahwa Mr. Karius mengalami gegar otak saat pertandingan pada 26 Mei 2018,” demikian bunyi keterangan resmi rumah sakit dilansir Sky Sports, Selasa (5/6/2018).
Duel itu rupanya berpengaruh terjadap penglihatan Karius.
“Ada disfungsi ruang visual setelah kejadian itu. Gejala tambahan dan disfungsi sejumlah area juga dialami sehingga performa dia mungkin terpengaruh dengan kekurangan-kekurangan itu,” lanjut keterangan tim medis.
Rumah sakit memastikan gegar otak Karius tidak parah sehingga sang kiper akan pulih secepatnya. Namun fakta baru itu membuat sejumlah fans Liverpool kembali menunjukkan rasa sakit hatinya pada Ramos. Sebelum insiden dengan Karius terkuak, kapten Madrid itu memiting Mohamed Salah hingga pilar The Reds itu gagal melanjutkan pertandingan. Namun ada pula pihak yang menilai Liverpool terus mencari-cari alasan atas kegagalan merengkuh Piala Si Kuping Besar.
Terlepas dari kontroversi yang berseliweran, masa depan Karius di Anfield dipastikan tidak aman setelah blunder melawan Madrid. Liverpool dikabarkan terus mengintensifkan pendekatan pada kiper AS Roma, Alisson. Kiper Timnas Inggris Inggris dan Stoke City, Jack Butland, belakangan juga masuk radar The Reds. Di sisi lain, sejauh ini baru ada Rimini yang berminat mendatangkan Karius untuk bermain di Seri-C Italia musim depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Chelsea mengawali Liga Premier Inggris musim ini dengan hasil positif tanpa sekali pun kalah di empat laga. Kali ini konsistensi mereka diuji oleh juara bertahan Manchester City.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.