Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Pertandingan antara PS Tira (hijau) melawan PSMS di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (11/5/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, MEDAN - Pelatih Kepala PSMS Medan Djajang Nurdjaman mempertanyakan perihal pendepakan dua asistennya M Yusuf Prasetyo dan Suwanda oleh manajemen karena keputusan tersebut dinilai diambil tanpa membicarakan terlebih dahulu dengannya.
"Kita tanyakan dulu kepada pengurus, karena kita semua mau PSMS maju dan apapun alasannya saya sebagai pelatih kepala juga harus tahu mengapa dua asisten saya didepak," katanya, Sabtu (9/6/2018).
Keputusan manajemen PSMS yang mendepak sepihak asisten pelatih Wanda dan M Yusuf Prasetyo menjadi pertanyaan baginya, pasalnya pendepakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan dirinya sebagai pelatih kepala.
"Kenapa bukan saya yang dievaluasi, karena apapun hasil yang diraih PSMS itu tanggung jawab saya. Mereka berdua kan hanya membantu tugas saya melatih PSMS," katanya.
Sebelumnya Chief Executive Officer (CEO) PSMS Medan Dodi Taher mengatakan, pihaknya terpaksa tidak memperpanjang kerja sama dengan kedua asisten pelatih tersebut karena selama ini dinilai tidak mampu memberikan kontribusi positif untuk tim.
"Usai libur, Wanda dan Yoyo tidak lagi sebagai asisten pelatih di PSMS. Ke depan PSMS hanya dilatih Djajang Nurdjaman sebagai pelatih kepala dan Suharto sebagai asisten pelatih," katanya.
Dodi tak menampik jika keputusan tersebut dilakukan tanpa ada pembahasan khusus dengan tim pelatih, namun ia yakin Djajang Nurdjaman akan menerima apa yang diputuskan manajemen dengan perubahan di tim pelatih.
"Kalau Djajang Nurdjaman tipenya terlalu baik, sehingga tak mungkin memutuskan hal itu. Tapi kita yakin ia setuju dengan keputusan manajemen," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.