PIALA DUNIA 2018: Pelatih Belgia Waswas karena Tunisia & Panama Bisa Mengejutkan

Budi Cahyana
Budi Cahyana Senin, 11 Juni 2018 14:25 WIB
PIALA DUNIA 2018: Pelatih Belgia Waswas karena Tunisia & Panama Bisa Mengejutkan

Roberto Martinez/Reuters-Francois Lenoir

Harianjogna.com, JOGJA–Pelatih Belgia Roberto Martinez menganggap Tunisia punya kans besar bikin kejutan di Rusia nanti. Tunisia adalah satu dari tiga saingan Belgia di Grup G selain Inggris dan Panama.

Penilaian Martinez muncul setelah dia mengamati permainan Tunisia saat beruji coba melawan juara Piala Dunia 2010, Spanyol.

Tunisia kalah dengan skor tipis 0-1 dalam pertandingan yang digelar di Krasnodar, Rusia, Minggu dini hari WIB (10/6/2018). Gol tunggal Spanyol dilesakkan striker Celta Vigo, Iago Aspas, tujuh menit menjelang bubar. Laga itu merupakan pemasan terakhir bagi Tunisia dan Spanyol sebelum ke Rusia.

Belgia yang kini berada di peringkat ketiga FIFA adalah satu favorit juara. Setan Merah dijagokan lolos dari fase grup dengan mudah bersama Inggris.

Namun, menurut Martinez, Tunisia bukan tim kacangan yang mudah ditaklukkan.

"Mereka kurang beruntung. Bagi saya, mereka layak menang atas Spanyol. Ini menegaskan potensi Tunisia sebagai tim yang bisa mengejutkan," ujar Martinez sebagaimana dilansir Reuters, Senin (11/6/2018).

Belgia akan menjalani pertandingan uji coba melawan Kosta Rika Selasa dini hari WIB (12/6/2018) nanti. Selanjutnya, Eden Hazard CS akan terbang ke Rusia. Kosta Rika dipilih sebagai lawan karena berasal dari Zona Concacaf sebagaimana Panama.

Menurut Martinez, Panama bisa mendapat inspirasi dari Kosta Rika yang mampu melaju hingga perempat final Piala Dunia 2014.

“Penampilan tim Concacaf [Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia] tak jauh berbeda. Mereka berpotensi menyakiti Anda,” kata eks pelatih Everton itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online