Prabowo Hadiri Sidang DPR, Sampaikan Kerangka RAPBN 2027
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Gelandang serang Timnas Jerman Toni Kroos meluapkan emosi selepas mencetak gol penentu kemenangan 2-1 atas Swedia pada menit terakhir injury time babak kedua./Reuters-Michael Dalder
Harianjogja.com, SOCHI, RUSIA – Tim Nasional Jerman akhirnya membukukan kemenangan perdana di Piala Dunia. Kemenangan mendebarkan 2-1 Jerman atas Swedia ibarat "perjalanan roller coaster" bagi para fans dan pemain, tetapi juga kemenangan bagi pemikiran yang tenang dan kesabaran dalam bermain, kata pelatih Jerman Joachim Loew, Minggu (24/6/2018) dini hari WIB.
Juara dunia itu tertinggal satu gol di menit ke-32 dan meskipun Marco Reus menyamakan kedudukan tiga menit memasuki babak kedua, harapan mereka untuk mempertahankan gelar digantung dengan sebuah benang sampai Toni Kroos muncul di menit kelima saat waktu tambahan untuk mencetak gol kemenangan sensasional.
Loew mengatakan dia tahu Jerman akan kesulitan untuk menghancurkan pertahanan Swedia, tetapi dia mengatakan kepada para pemainnya di babak pertama untuk tetap memainkan pola sepak bola presisi sebagaimana yang mereka biasa lakukan.
"Saya mengatakan kepada mereka untuk menjaga ketenangan dalam 45 menit berikutnya, tidak boleh panik dan mencoba untuk bermain umpan panjang, bola tinggi tetapi kemudian dilanjutkan dengan umpan pendek, operan vertikal ke sayap dan selanjutnya mencoba melepas tembakan tajam ke arah gawang," kata Loew.
"Sesuatu yang saya hargai adalah kami tidak kehilangan keberanian kami, kami tidak panik setelah turun minum. Kami mempertahankan level permainan atas, kami mengatakan kami harus terus melewatinya dan mengalahkan Swedia dengan membuka ruang. Dan dalam paruh kedua pertandingan tekanan semakin bertambah," tambahnya.
"Kami melewatkan beberapa peluang bagus tetapi saya menghargai semangat tim, kami tidak pernah kehilangan harapan untuk memenangkan pertandingan. Gol pada waktu tambahan, ada sedikit keberuntungan yang terlibat tetapi itu juga tentang percaya diri dan kekuatan tim."
Loew, yang memimpin tim Jerman meraih gelar juara dunia di Brasil 4 tahun lalu, memberi penghormatan khusus kepada Kroos, gelandang yang akibat kesalahannya mengarah pada terciptanya gol Swedia melalui Ola Toivonen.
Kroos terus berusaha dan golnya di ujung waktu pertandingan di Stadion Fisht Sochi memprovokasi luapan kegembiraan para fans dan pemain-pemain Jerman lainnya di bangku cadangan.
"Saya sangat senang untuknya," kata Loew. "Dia jelas terlibat dalam kesalahan dengan Swedia yang mencetak gol pertama. Itu adalah insiden yang tidak menguntungkan tetapi apa yang dia lakukan dengan sangat baik adalah tendangan bebas ini di menit-menit terakhir.
"Tentu saja ini ibarat sebuah film thriller, sarat emosi, naik roller coaster," Loew menambahkan.
"Beberapa menit terakhir penuh dengan drama tetapi pertandingan itu ada dalam sepak bola. Ini adalah sesuatu yang terjadi berkali-kali dan itu menjadi semacam daya tarik bagi penggemar sepak bola bahwa Anda memiliki pertandingan ini."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Reuters
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi