Masjid Sheikh Zayed Solo Gelar Festival Haji dan Kurban 50 Sapi
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Edinson Cavani dan Diego Godin merayakan gol ke gawang Rusia./Reuters-Michael Dalder)
Harianjogja.com, JOGJA-Perubahan formasi yang dirancang Oscar Tabarez berbuah manis. Uruguay berhasil memuncaki Grup A Piala Dunia 2018 setelah mempercundangi tuan rumah Rusia pada laga terakhir fase grup di Cosmos Arena, Senin (25/6/2018).
Rusia hanya memerlukan hasil imbang supaya bisa menjadi juara grup mengingat mereka mempunyai catatan gol yang lebih banyak dibanding La Celeste. Uruguay turun dengan skema 3-5-2. Ini berbeda dengan formasi yang dipakai anak asuh Tabarez saat menghadapi Mesir dan Arab Saudi. Di dua laga awal, La Celeste memakai 4-4-2.
Di hadapan Rusia, Uruguay memakai tiga bek: Diego Godin, Sebastian Coates, dan Martin Caceres. Pencetak gol ke gawang Mesir, Jose Gimenez diistirahatkan. Nahitan Nandez dan Diego Laxalt menjadi bek sayap kanan dan kiri. Bek kanan Guillermo Varela yang menjadi bek kanan di dua laga sebelumnya duduk di bangku cadangan. Tiga gelandang yang dipasang adalah Lucas Torreire, Rodrigo Bentancur, dan Matias Vecino. Lini depan tidak berubah, Luis Suarez dan Edinson Cavani tetap dimainkan.
Skema ini rupanya membuahkan hasil karena permainan Uruguay lebih menggigit dan bisa mencetak tiga gol lewat Suarez, bunuh diri gelandang Rusia Denis Cheryshev, dan Edinson Cavani. Rusia juga mengubah susunan pemain meski tak sampai mengganti skema.
Pelatih Stanislav Chercesov menyimpan gelandang serang yang tampil apik di laga pembuka melawan Aran Saudi, Aleksandr Golovin, dan menggantinya dengan Alexey Miranchuk. Dua fullback juga diganti. Bek kiri senior Yuri Zhirkov diganti Fyodor Kudryashov, sedangkan bek kanan Mario Fernandes diganti Igor Smolnikov. Sementara, delapan pemain lain sama dengan yang diturunkan di laga kedua menghadapi Mesir. Perubahan ini kurang oke karena Miranchuk tak sekreatif Golovin. Hanya Kudryasov yang tampil lumayan bagus. Semantara, Smolnikov sangat jelek, dia bahkan mendapat kartu merah yang menyulitkan Rusia mengubah taktik dan memaksa Chercesov menarik Cherysev dan memasukkan Fernandes demi menjaga keseimbangan di lini belakang.
Babak Pertama
Luis Suarez membuka keunggulan Uruguay di menit ke-9 lewat tendangan bebas dari tepi luar kotak penalti. Sebelumnya wasit memberikan bola mati untuk Uruguay setelah Rodrigo Bentacur dilanggar oleh pemain Rusia. Dua menit kemudian, Rusia mendapatkan kesempatan emas lewat tendangan first time Denis Cheryshev. Berawal dari umpan lambung dari kiper pada Artem Dzyuba, yang kemudian meneruskannya lewat tandukan kepada Cheryshev.
Memanfaatkan celah pada lini pertahanan, Cheryshev kemudian melesakkan tendangan keras ke arah gawang.
Uruguay kemudian menambah keunggulan di menit ke-23 lewat gol bunuh diri Cheryshev. Dari luar kotak penalti, Diego Laxalt menembak ke arah gawang, tapi bola sempat mengenai kaki Cheryshev sehingga berbelok ke arah gawang.
Tiga menit kemudian, lewat skema serangan balik Uruguay punya peluang emas menambah keunggulan. Bola sepakan Bentacur yang sudah berada di depan gawang diblok oleh kiper Rusia, dan kemudian bola muntah mengarah ke arah Edinson Cavani. Namun, sebelum Cavani bisa menyambar bola, bek Rusia sudah lebih dulu menghalau.
Rusia kemudian terpaksa bermain dengan 10 orang di menit ke-35 setelah wasit memberikan kartu kuning kedua pada Igor Smolnikov yang mengganjal Laxalt dari belakang. Smolnikov sebelumnya telah mendapat kartu kuning di menit ke-27. Uruguay pun semakin nyaman dalam menguasai bola lebih mengendurkan tensi permainan.
Babak Kedua
Di babak kedua, Uruguay kembali mencoba mengambil alih permainan. Uruguay kembali mengurung pertahanan Rusia dan membuat seluruh penggawa tuan rumah berada di area permainannya.
Rusia belum mampu lepas dari tekanan Uruguay di awal babak kedua. La Celeste mengurung sepertiga akhir pertahanan tuan rumah. Para pemain Rusia mencoba membangun serangan ke daerah pertahanan Uruguay. Mereka terus mencari celah untuk mencetak gol guna memperkecil ketertinggalan mereka di babak kedua ini. Rusia kembali melakukan sentuhan satu dua di tepi kotak penalti Uruguay.
Akan tetapi, usaha pertama Smolov berhasil dihentikan Martin Caceres. Rusia kembali mendapatkan bola setelahnya. Namun, umpan silang Roman Zobnin terlalu tinggi untuk diraih Artem Dzyuba. Hingga menit 68 skor 2-0 untuk keunggulan Uruguay masih tetap bertahan.
Uruguay seolah membiarkan Rusia melakukan tekanan di daerah pertahanan mereka. Tetapi Godin dan kawan-kawan masih cukup tangguh menahan serangan tuan rumah yang hanya bermain dengan 10 pemain.
Rusia yang mencoba mengejar ketertinggalan justru kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Gol dari Cavani membuat keunggulan bertambah bagi Uruguay. Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Uruguay.
Uruguay menyelesaikan fase grup dengan nilai sempurna berkat tiga kemenangan dari tiga laga. Rusia menguntit di belakangnya dengan enam angka. Adapun Arab Saudi berada di peringkat keempat berkat satu kemenangan atas Mesir, sedangkan Mesir yang mengandalkan Mohamed Salah tak bisa meraup poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Manchester City ditinggal lima staf inti setelah Pep Guardiola hengkang, menandai awal era baru di Etihad Stadium.
Trik aluminium foil di router WiFi memang bisa mengarahkan sinyal, tetapi tidak menambah kecepatan internet secara signifikan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
11 manfaat beras kencur untuk kesehatan, mulai dari menambah nafsu makan, menjaga stamina, hingga membantu tidur lebih nyenyak.