Buang Peluang di Pengujung Laga, Iran Gagal Pulangkan Portugal

Budi Cahyana
Budi Cahyana Selasa, 26 Juni 2018 04:05 WIB
Buang Peluang di Pengujung Laga, Iran Gagal Pulangkan Portugal

Ricardo Quaresma dan Cristiano Ronaldo lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018./Reuters

Harianjogja.com, JOGJA--Portugal dan Iran berbagi gol 1-1 pada laga terakhir Grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Selasa (26/8/2018) dini hari WIB. Iran nyaris menang dan mengirim Portugal pulang andai gelandang Mehdi Taremi bisa mamanfaatkan peluang emas dua menit menjelang laga bubar.

Tak seperti ketika melawan Spanyol, Iran kali ini bermain lebih berani. Team Melli tidak menerapkan pertahanan yang sangat dalam maupun menumpuk pemain di sepertiga awal lapangan. Meski tetap bertahan dan mengandalkan serangan balik, beberapa kali Iran bikin repot lini pertahanan Selecao das Quinas yang dikawal Pepe dan Jose Fonte.

Portugal toh tak banyak menciptakan peluang dan baru bisa mencetak gol di menit terakhir babak pertama lewat sepakan sayap Ricardo Quaresma dari luar kotak penalti. Bola yang dia tendang meluncur keras tak bisa diadang kiper Alireza Beiranvand.

Keunggulan tersebut sudah lebih dari cukup untuk membawa Portugal ke 16 besar sebagai juara Grup B karena di laga lain Spanyol dan Maroko bermain seri 1-1 hingga jeda pertandingan. 

Di babak kedua, Iran berusaha mengejar ketertinggalannya dari Portugal tanpa mengubah gaya permainan. Iran tetap menunggu Portugal menyerang sembari meluncurkan serangan balik.

Namun, Iran malah diganjar penalti di menit 53  setelah pemain bek Saeid Eazatolahi dianggap melanggar Ronaldo di kotak penalti oleh wasit Enrique Caceres dari Paraguay. Wasit menunjuk titik putih setelah mengevaluasi pelanggaran berdasarkan VAR.

Ronaldo yang maju sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya setelah tendangannya diblok kiper Beiranvand.

Kemudian, Iran bisa saja menyamakan kedudukan. Gelandang Saman Ghoddos mendapat peluang di menit 72, tetapi bola sepakannya masih melenceng tipis di samping mistar gawang Portugal yang dijaga Rui Patricio.

Di menit 90, ketegangan memuncak. Iran mendapat hadiah penalti setelah wasit menganggap Cedric Soares menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti. Sepintas lalu, tangan Cedric tak sengaja menyenggol bola saat dia berusaha menghalau umpan lambung Iran. Namun, setelah melihat VAR, wasit memutuskan tendangan penalti.

Karim Ansarifard berhasil mengeksekusi penalti menjadi gol dan menyamakan kedudukan. Di laga lain, Spanyol baru saja mencetak gol setelah tertinggal 1-2, juga setelah wasit mengevaluasi situasi berdasarkan VAR. Gol Iago Aspas ke gawang Maroko ditangguhkan lantaran pengadil tidak yakin apakah Aspas offside atau tidak. Setelah melihat rekaman video, wasit mengesahkan gol tersebut dan Spanyol menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Saat laga Portugal melawan Iran memasuki menit 93, di tempat lain Spanyol dan Maroko sudah menyelesaikan pertandingan dan kedudukan berakhir 2-2. Spanyol memimpin klasemen dengan lima angka, persis seperti Portugal, tetapi unggul produktivitas karena sudah mencetak enam gol, sedangkan Portugal lima gol. Adapun Iran berada di peringkat ketiga dengan empat angka.

Di menit 94 atau dua menit menjelang laga bubar, Iran punya peluang sangat besar lolos ke babak 16 besar. Mehdi Taremi menerima umpan matang dan tinggal menyambar bola ke gawang Rui Patricio. Namun, bola tendangan kaki kirinya menyamping tipis di gawang Portugal.

Perjuangan pasukan Iran akhirnya terhenti di babak grup setelah peluit terakhir dibunyikan, kedudukan tetap seri 1-1. Mehdi Taremi langsung menangis dan tak bisa ditenangkan. Bek Portugal Pepe berusaha menghiburnya, tetapi Taremi terus saja mewek.

Portugal di babak 16 besar akan menghadapi Uruguay yang menjadi juara Grup A, sedangkan Spanyol yang menjadi juara grup B akan melawan tuan rumah Rusia yang menjadi runner up Grup A.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online