Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Nicolas Otamendi, tak cocok main dalam sistem tiga bek./Reuters-Albert Gea
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Argentina, Jorgi Sampaoli, dituding membuat permainan Argentina mencapai titik terendah ketika memakai strategi 3-4-2-1. Saat itu Argentina dibuat babak belur oleh Kroasia dengan skor 0-3 di laga kedua Grup D lalu.
Situs yang rutin membedah skema pertandingan sepak bola, Squawka, menyebut Argentina lebih baik bermain dengan 4-2-3-1 seperti ketika berhadapan dengan Islandia pada laga pembuka Grup D. Meski hanya bermain imbang 1-1, Lionel Messi dkk. setidaknya masih memiliki banyak peluang yakni 27 kali tembakan ke pertahanan Islandia. Berbeda dengan saat melawan Kroasia, tim berjuluk La Albiceleste tersebut cuma mampu mengkreasi 10 peluang.
Dengan formasi 3-4-2-1, Sampaoli menempatkan Messi di tengah dengan harapan bisa menjadi motor penggerak serangan tim. Hanya, bintang Barcelona sedang tidak dalam performa terbaiknya. La Pulga, julukan Messi, cuma melesakkan satu peluang dan bahkan cuma melakukan 49 sentuhan bola. Hal itu merembet pada penampilan tim secara keseluruhan.
Dengan skema tiga bek itu, Sampaoli mengorbankan sayap Angel di Maria dan bek Marcus Rojo duduk di bangku cadangan. Ia juga baru menurunkan Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, dan Cristian Pavon dari bangku cadangan pada babak kedua.
Sampaoli pun menuding kegagalan Argentina melawan Kroasia karena Sergio Aguero dkk. tidak bisa beradaptasi dengan skema 3-4-2-1. Akibat tudingan itu, Sampaoli kini dilaporkan menjadi musuh anak buahnya sendiri.
Seperti dilansir The Sun, Senin (25/6), para pemain Argentina meminta Sampaoli tidak mendampingi mereka di lapangan ketika laga hidup-mati melawan Nigeria di Saint Petersburg Stadium, St. Petersburg, Rabu (27/6) pukul 01.00 WIB. Mereka juga ingin menyusun sendiri line-up yang dimainkan di lapangan. Messi dkk. berharap manajer umum Argentina yang juga gelandang La Albiceleste ketika menjuarai Piala Dunia 1986, Jorge Barruca, mendampingi mereka di posisi pelatih.
“Kalian akan melihat pelatih [Sampaoli] di tim saat latihan [dan pertandingan]. Jelas sekali yang Anda katakan itu [soal kabar Sampaoli dilarang mendampingi tim] bohong,” ujar Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Taipa, di hadapan wartawan, seperti dilansir nytimes.com.
Ada atau tidaknya Sampaoli di pinggir lapangan nanti, Argentina sepertinya akan meninggalkan skema tiga dan kembali beralih ke formasi 4-2-3-1. Berbeda dengan Nigeria yang justru semakin mantap dengan skema tiga bek.
Pelatih Nigeria, Gernot Rohr, mengatakan kesuksesan timnya menaklukkan Islandia 2-0 pada laga kedua Grup D lalu karena strategi 3-5-2. Sebelumnya, Nigeria bermain dengan formasi 4-4-2 ketika tumbang 0-2 dari Kroasia. Dengan skema 3-5-2, permainan Super Eagles, julukan Nigeria, lebih eksplosif meski Rohr meminta gelandang John Obi Mikel dan winger Victor Moses untuk lebih bisa mengerem nafsu menyerang.
“Saya bicara dengan para pemain karena selama dua tahun kami bermain dengan Mikel sebagai gelandang serang dan Moses seperti striker. Mereka paham, ini demi negara dan tim, Anda harus berkorban,” ucap Rohr di completesportsnigeria.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
BPS DIY catat pengangguran turun jadi 3,05% pada Februari 2026, jumlah pekerja dan angkatan kerja meningkat.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.