Masjid Sultan Eyup, Masjid di Istanbul yang "Dijaga" Sahabat Nabi Muhammad SAW
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
Pemain Nigeria Ahmed Musa bermain cemerlang saat melawan Islandia. /Reuters-Toru Hanai
Harianjogja.com, ST PETERSBURG-Timnas Nigeria tidak akan memberikan peluang kepada Timnas Argentina untuk melaju ke fase gugur Piala Dunia 2018 di Rusia. Bahkan, Viktor Moses dkk bertekad memulangkan Lionel Messi dkk lebih cepat.
Kedua tim akan bertemu pada Selasa (26/6/2018) waktu setempat. Namun, posisi Nigeria lebih baik ketimbang Argentina yang di papan klasemen berada di urutan keempat alias juru kunci dengan mengantongi satu poin dari dua pertandingan. Sedangkan Nigeria berada di posisi kedua dengan tiga poin di bawah Kroasia yang memperoleh enam poin. Nigeria cuma butuh hasil imbang untuk melaju ke fase gugur dengan catatan Islandia gagal mengalahkan Kroasia. Sedangkan Argentina memang butuh menang besar atas Nigeria dengan harapan Islandia tidak mengalahkan Kroasia.
Jika Nigeria mampu mengalahkan Argentina, hal itu sekaligus bisa jadi Piala Dunia di Rusia menjadi Piala Dunia terakhir bagi Messi yang saat ini berusia 31 tahun. Messi gagal mengeksekusi penalti melawan Islandia sehingga hanya bermain imbang 1-1. Selanjutnya, Argentina malah dipermalukan 3-0 oleh Kroasia.
"Kami mencintai pemain hebat seperti Messi, semua orang menyukainya. Tetapi pertanyaan bagi kami bukankah jika itu adalah Piala Dunia terakhir baginya," kata pelatih Nigeria Gernot Rohr kepada wartawan, Senin.
"Kami tidak berada di sini untuk melihatnya bermain. Kami di sini untuk mendapatkan hasil. Kami profesional dan kami harus mempertahankan bendera Nigeria berkibar. Dalam sepak bola tidak ada belas kasihan. Semua orang ingin menang dalam pertandingannya," ujar dia sebagaimana dikutip dari Reuters.

Reaksi Lionel Messi saat Argentina dikalahkan Kroasia. /Reuters-Carlos Barria
Bek Nigeria, Brian Idowu menambahkan satu-satunya pilihan Nigeria adalah mencoba membuat penampilan Piala Dunia Messi berakhir. "Saya tidak pernah memikirkannya, tetapi itu akan menjadi tujuan utama kami untuk menjadikannya sebagai pertandingan terakhir Piala Dunia untuk Messi," katanya.
Idowu mengatakan Nigeria harus sangat berhati-hati melakukan pelanggaran di dekat area penalti mengingat Messi memiliki kemampuan untuk mencetak bola mati di sekitar kotak penalti. "Hal utama yang penting adalah tidak melakukan pelanggaran bodoh di dekat kotak penalti. Kita akan menjadi agresif tetapi menghindari pelanggaran yang tidak perlu di dekat kotak itu," katanya.
Saat menghadapi Argentia, John Obi Mikel tidak dalam kondisi prima karena mengalami fraktur kecil di tangan kirinya. Akan tetapi, mantan pemain Chelsea tersebut harus dapat bermain dengan bantuan pelindung tangan.
Gernot Rohr juga khawatir bahwa timnya memiliki waktu satu hari lebih sedikit untuk mempersiapkan diri ketimbang Argentina. "Kami tahu bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Mereka harus menang. Mungkin hasil imbang bisa cukup bagi kami tetapi itu tidak pasti. Kami juga ingin menang, jadi ini bisa menjadi pertandingan sepak bola yang sangat spektakuler," kata pelatih asal Jerman tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters
Di antara banyak masjid di Istanbul, Masjid Sultan Eyup menjadi paling unik dan ramai dikunjungi pelancong. Kondisi ini tidak bisa lepas dari sejarah Sultan Eyu
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Bansos PKH tahap 2 tahun 2026 mulai cair. Cek status penerima PKH lewat situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
Inter Milan juara Coppa Italia dan membuat Italia mengirim tujuh wakil ke kompetisi Eropa musim depan, termasuk Atalanta.
Persib Bandung dihukum AFC tanpa penonton selama dua laga dan didenda Rp3,5 miliar akibat kerusuhan di Stadion GBLA.