Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Timo Werner/Reuters-Francois Lenoir
Harianjogja.com, JOGJA—Duel Korsel versus Jerman pada laga penutup Grup F di Kazan Arena, Kazan, Rabu (27/6) pukul 21.00 WIB bisa jadi bakal menjadi momentum pemain-pemain serbabisa bagi kedua tim.
Korsel memiliki Son Heung-min, sedangkan Jerman mempunyai Timo Werner. Meski berposisi sebagai gelandang serang, Son memiliki ketajaman layaknya striker. Pemain Tottenham Hotsopur itu menjadi satu-satunya pencetak gol Korsel di Piala Dunia 2018 ini, yakni ketika timnya takluk 1-2 dari Meksiko pada laga kedua Grup F.
“Mereka punya pemain-pemain yang cepat, Swedia lebih punya power dan ukuran tubuh besar, postur pemain Korsel lebih kecil namun mereka punya kecepatan. Son yang berada di depan merupakan pemain terbaik di dunia, kami harus mengawasinya,” ujar Werner, seperti dilansir sportsmax.tv, Selasa (26/6/2018).
Untuk mengawasi Son, Jerman harus menyiapkan pertahanan baja. Sayangnya, mereka justru kehilangan bek tengah Jerome Boateng yang diusir keluar lapangan saat melawan Swedia. Bek Bayern Munich, Mats Hummels, bisa saja dipaksa bermain meski belum pulih 100 persen dari cedera leher. Dia mungkin ditandemkan dengan Niklas Suele di jantung pertahanan Jerman sekaligus mencoret Antonio Rudiger yang tampil angin-anginan saat melawan Swedia.
Sementara Werner ada kemungkinan dipasang bersama dengan striker gaek Mario Gomez di lini depan Jerman. Bomber RB Leipzig tersebut berperan sebagai pemain No. 9 di depan trio Julian Draxler, Marco Reus, dan Thomas Muller saat melawan Swedia. Namun, posisi Werner digeser ke sayap kiri begitu Pelatih Jerman, Joachim Low, menurunkan Gomez dari bangku cadangan. Melawan Korsel, Low tak mustahil memainkan Werner di sayap kiri. Sementara posisi target man Der Panzer akan dipercayakan kepada Gomez.
“Saya sebenarnya seorang striker dan merasa berada di rumah ketika dipasang di depan. Namun melawan beberapa tim-tim yang mendrop pemain di belakang, mungkin lebih mudah bagiku bermain di sayap kiri atau kanan untuk meraih kemenangan, saya bisa merasakan kekuatanku di sana,” jelas Werner, seperti dilansir fifa.com.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.