Jerman Catat Rekor Terburuk dalam 80 Tahun Piala Dunia

Budi Cahyana
Budi Cahyana Kamis, 28 Juni 2018 00:45 WIB
Jerman Catat Rekor Terburuk dalam 80 Tahun Piala Dunia

Pendukung Jerman tertunduk setelah Die Mannschaft tersingkir dari Rusia 2018./Reuters-Hannibal Hanschke

Harianjogja.com, JOGJA—Jerman menandai partisipasi 80 tahun mereka di Piala Dunia dengan catatan sangat buruk. Untuk kali pertama sejak 1938, Jerman terhenti di babak awal.

Rekor jelek ini ditorehkan hanya empat tahun setelah Die Mannschaft menjadi juara dunia. Jerman mengawali Piala Dunia 2018 dengan kekalahan 0-1 dari Meksiko. Di laga kedua, gol Toni Kroos pada menit akhir memperpanjang harapan juara dunia empat kali tersebut untuk mempertahankan gelar. Namun, di laga terakhir, Jerman kembali bermain buruk dan dihukum dengan kekalahan 0-2 oleh Korea dan gagal melaju ke fase gugur.

Setelah delapan dekade tak pernah gagal di fase awal, tren bagus Jerman harus terhenti. Slogan Best Never Rest yang menjadi kampanye Mercedes-Benz untuk mensponsori Jerman di Rusia dan terpampang di lokasi latihan serta perlengkapan tim menjadi ironi. Bahkan yang terbaik pun akhirnya harus istirahat.

Pada 1938, Jerman terlempar di pertandingan pertama ketika format Piala Dunia langsung fase gugur dan belum mengenal penyisihan grup. Jerman disingkirkan Swiss. Di laga pertama kedua tim bermain imbang 1-1 dan pada pertandingan ulangan, Die Mannscaft kalah 2-4.

Sejak kegagalan itu, Jerman selalu lolos ke Piala Dunia dan selalu bisa melaju sampi perempat final, tak pernah finis di bawah urutan ketujuh dalam 16 kali keikutsertaan di turnamen empat tahunan. Jerman absen di Piala Dunia 1950 bukan karena kualitas, melainkan karena mereka dilarang ikut serta sebagai dampak Perang Dunia II.

Selain mengakhiri rekor bagus, tersingkirnya anak asuh Joachim Low juga melanjutkan kutukan juara dunia. Italia, juara dunia 2006 tersingkir di fase grup Piala Dunia 2010. Spanyol, juara dunia 2010 juga tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014, dan kini Jerman, juara dunia 2014, harus mengepak koper lebih awal di Piala Dunia 2018.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online