Sinopsis Film Gak Ada Matinya, Ketika Kematian Ayah Justru Dianggap Jalan Keluar
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Timnas U-23 Singapura berlaga melawan Laos di SEA Games 2017./Twitter-FAS
Harianjogja.com, SINGAPURA - Keputusan mengejutkan diambil oleh Singapura jelang digelarnya Asian Games 2018 mendatang. Singapura mengumumkan tidak memberangkatkan tim U-23 untuk mengikuti Asian Games 2018. Tim besutan Fandi Ahmad ini absen lantaran hasil minor yang didapatkan pada sejumlah laga uji coba sebelum Asian Games.
Laman The Straits Time, Kamis (28/6/2018) mengungkapkan, pelatih Timnas Singapura Fandi Ahmad menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa atas keputusan dari Komite Olimpiade Singapura (SNOC).
"Kami memahami hasil akhir kami belum bagus. Jadi kami menghormati keputusan mereka,” kata Fandi Ahmad.
“Sepak bola adalah satu-satunya olahraga di Asian Games dengan batasan usia. Ini adalah turnamen U-23 dan itu adalah situasi yang sulit bagi kami. Semoga mereka (SNOC) mau memberi kesempatan kami di lain waktu,” harap Fandi Ahmad.
Sementara Sekretaris Jenderal SNOC, Chris Chan menyatakan salah satu alasan pihaknya tidak mengirimkan Timnas U-23 di Asian Games adalah karena selama ini tidak mampu memenuh target yang dibebankan.
“Sepak bola tidak memenuhi target kami, sesederhana itulah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.