Belajar dari Kegagalan Euro 2004, Low Akan Rombak Skuat Jerman

Budi Cahyana
Budi Cahyana Minggu, 01 Juli 2018 17:10 WIB
Belajar dari Kegagalan Euro 2004, Low Akan Rombak Skuat Jerman

Joachim Low/Reuters-Ralph Orlowski

Harianjogja.com, JOGJA—Joachim Low belum berniat mundur meski Jerman terlempar dari Piala Dunia 2018 di fase grup. Sebelum turnamen dimulai, Low sudah meneken kontrak melatih Jerman hingga 2022.

Low kini berencana merombak total skuat Jerman yang tampil awut-awutan di Brasil. “Kami pernah mengalami situasi seperti ini. Pada Euro 2004, kami tersingkir di fase grup,” ucap Low sebagaimana dilansir dari Squawka, Minggu (2/7/2018).

Kala itu Jerman ditahan imbang Latvia dan Belanda serta kalah dari Republik Cheska.

“Setelah kegagalan tersebut, kami membuat banyak perubahan,” ujar Low. Saat itu Rudi Voller didepak dan diganti Jurgen Klinsmann. Jerman kemudian memulai era baru bersama sejumlah pemain muda seperti Bastian Schweinsteiger, Philipp Lahm, Lukas Podolski, dan Per Mertesacker.

“Kemudian selama 14 tahun kami menjadi tim yang sangat kuat dan dalam 10 tahun menjadi tim yang paling konsisten, juga menjadi juara dunia.”

Schweinsteiger, Lahm, Podolski, dan Mertesacker, punya andil dalam keberhasilan Jerman menjadi juara dunia 2014, meski dengan porsi berbeda.

“Tetapi sekarang, dengan kegagalan dan kekecewaan yang besar, kami harus merenungkan konsekuensi yang harus kami terima dan memikirkan langkah selanjutnya. Kami butuh perubahan, sebuah perubahan besar, dan kami harus membicarakannya.”

Low enggan terburu-buru membuat keputusan.

“Ada banyak alasan kegagalan kami dan menjadi tanggung jawa saya untuk menganalisisnya,” ucap dia.

Jerman tampil sangat jelek saat kalah 0-2 dair Korea di laga terakhir grup F. Mereka bermain dengan tempo sangat lambat, bahkan sampai menjelang akhir pertandingan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online