Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Seorang presenter memegang bola yang digunakan pada Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia./Reuters
Harianjogja.com, MOSCOW - Otoritas sepak bola dunia, FIFA menjatuhkan denda kepada tuan rumah Piala Dunia Rusia sebesar 10.000 franc Swiss (US$10.100) setelah fans mereka menampilkan spanduk diskriminatif ketika timnya mengalami kekalahan 0-3 dari Uruguay.
Rusia menghadapi Spanyol pada babak 16 besar, Minggu, setelah negara itu mencapai tahap sistem gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah pasca-Soviet.
FIFA juga mendenda Serbia 20.000 franc Swiss karena "spanduk politik dan ofensif" saat mereka kalah 0-2 dari Brasil di stadion Spartak Moskow. Serbia, yang tersingkir dari turnamen, dikenai sanksi karena menampilkan spanduk serupa di awal turnamen.
Kemudian, Meksiko didenda 15.000 franc Swiss karena gangguan penonton setelah fans mereka melempar benda-benda saat tim mereka kalah 0-3 dari Swedia, demikian seperti dilansir Reuters.
Maroko dijatuhi denda 65.000 franc Swiss untuk serangkaian insiden selama pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang 2-2 melawan Spanyol, termasuk gangguan penonton dan enam anggota staf teknis tim menyerbu ke lapangan setelah peluit akhir, demikian Reuters.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Gala Dinner Pembukaan 35th International Cycling History Conference (ICHC) diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Klaten, Senin malam (18/5/2026).
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggulirkan program bedah rumah bagi warga kurang mampu, Minggu (17/5/2026).
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.