Cuaca Ekstrem Picu Buka Tutup Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Seorang presenter memegang bola yang digunakan pada Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia./Reuters
Harianjogja.com, MOSCOW - Otoritas sepak bola dunia, FIFA menjatuhkan denda kepada tuan rumah Piala Dunia Rusia sebesar 10.000 franc Swiss (US$10.100) setelah fans mereka menampilkan spanduk diskriminatif ketika timnya mengalami kekalahan 0-3 dari Uruguay.
Rusia menghadapi Spanyol pada babak 16 besar, Minggu, setelah negara itu mencapai tahap sistem gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah pasca-Soviet.
FIFA juga mendenda Serbia 20.000 franc Swiss karena "spanduk politik dan ofensif" saat mereka kalah 0-2 dari Brasil di stadion Spartak Moskow. Serbia, yang tersingkir dari turnamen, dikenai sanksi karena menampilkan spanduk serupa di awal turnamen.
Kemudian, Meksiko didenda 15.000 franc Swiss karena gangguan penonton setelah fans mereka melempar benda-benda saat tim mereka kalah 0-3 dari Swedia, demikian seperti dilansir Reuters.
Maroko dijatuhi denda 65.000 franc Swiss untuk serangkaian insiden selama pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang 2-2 melawan Spanyol, termasuk gangguan penonton dan enam anggota staf teknis tim menyerbu ke lapangan setelah peluit akhir, demikian Reuters.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.