Suarez Menangis karena Jadi Biang Kekalahan Uruguay
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Radamel Falcao (Reuters-Carlos Garcia)
Harianjogja.com, MOSKOW —Kolombia masuk ke babak 16 besar ajang Piala Dunia 2018. Bintang Kolombia, Radamel Falcao, memiliki unfinished business alias urusan yang belum terselesaikan di Inggris.
Bomber berjuluk El Tigre itu mengalami masa suram dalam kariernya di level klub ketika dipinjamkan AS Monaco ke klub Inggris, Manchester United dan Chelsea, pada 2014-2016. Bersama United, Falcao kehilangan taring dengan hanya mencetak empat gol dalam 26 laga. Lebih parah lagi, bomber berusia 32 tahun tersebut cuma mengemas segelintir gol dalam 10 laga dengan Chelsea.
Tapi, Falcao masih memiliki kesempatan untuk membuktikan diri ketika membela Kolombia melawan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Otkrytiye Arena, Moskow, Rabu (4/7/2018) pukul 01.00 WIB. Ini menjadi kesempatan sempurna Falcao untuk membalas orang-orang yang pernah mencemoohnya ketika masih berada di Liga Inggris. Apalagi, skuat Inggris di Piala Dunia 2018 beasal dari pemain yang merumput bersama klub-klub Liga Premier.
Sejak meninggalkan Liga Premier dan kembali ke Monaco pada 2016, Falcao perlahan namun pasti kembali ke performa terbaiknya. Bukan hanya cederanya yang sembuh, ketajamannya ikut pulih dengan memborong 54 gol hanya dalam dua musim terakhir di semua kompetisi.
“Dia tahu betapa kerasnya dia berusaha, bagaimana dia menderita di sana. Saya tahu bagaimana dia berusaha mati-matian untuk bekerja di sana. Dia akan mengerahkan 100 persen tubuh dan pikirannya untuk memenangi duel ini,” ujar psikolog Falcao, Duardo Santos, seperti dilansir Independent.co.uk, Senin (2/7/2018).
Di Piala Dunia 2018 ini, Falcao memang baru mengemas sebiji gol untuk Kolombia. Namun rasa sakit di masa lalu saat merumput bisa mendorong El Tigre mengamuk saat melawan Inggris. Selain Falcao, pemain Kolombia, Juan Cuadrado, juga bakal melakukan pembuktian karena pernah gagal bersama Chelsea.
“Dia [Falcao] finisher hebat. Di dalam dan sekitar kotak penalti, dia senjata mematikan. Kami harus waspada,” jelas pemain Inggris sekaligus mantan rekan seklub Falcao di Manchester United, Jesse Lingard, dilansir Standard.co.uk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tingkah laku Luis Suarez di lapangan sepak bola memang tidak selalu positif. Dia pernah menggigit lawannya, berbuat rasialis kepada pemain kulit hitam, hingga berseteru dengan wasit.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.