Amran Sebut Satu Grup Penggilingan Raup Rp2 Triliun per Bulan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Kapten Timnas Kroasia Luka Modric/Reuters-Ivan Alvarado
Harianjogja.com, JAKARTA - Kroasia akan melawan Inggris di babak semifinal Piala Dunia. Setelah berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia 2018 dengan melewati dua kali pertandingan melelahkan hingga adu penalti, kini Kroasia harus bisa memulihkan kondisi kebugaran para pemainnya dan tampil lebih baik dalam menghadapi pertandingan semifinal melawan Inggris Rabu mendatang.
Pelatih tim dari negeri Balkan itu, Zlatko Dalic harus dapat memastikan dalam pertandingan melawan Inggris nanti para pemain andalannya sudah bisa kembali pada kondisi terbaik.
Luka Modric dengan perannya di lapangan tengah menjadi pemain terbaik pada pertandingan perempat final melawan Rusia Sabtu malam, atau untuk ketiga kalinya dalam lima kali panampilan di Piala Dunia 2018 ini
Namun, tampaknya para pemain Kroasia lainnya tidak harus selalu bertumpu pada peran Modric.
Di lini depan, Mario Mandzukic masih kurang produktif dalam mencetak gol. Ia baru mencetak satu gol dalam lima pertandingan, demikian juga dengan pemain Inter Milan Ivan Perisic dan pemain Eintract Frankfurt Ante Rebic yang penampilannya belum memuaskan.
Pada lapangan tengah, Ivan Rakitic, yang di Barcelona sering disebut sebagai pemain kunci, dalam tim Piala Dunia Kroasia kali ini belum menunjukkan perannya seperti ketika main di klub.
Di lini belakang, para pemain top Kroasia juga tidak dapat menjaga keunggulannya ketika Mario Fernandes dapat menjebol gawang Kroasia untuk menyamakan kedudukan di perpanjangan waktu.
Para pemain Kroasia juga sering terlihat malas untuk menyerang, dan komentar Modric usai pertandingan mengisyaratkan adanya kekurangan dalam timnya yang nantinya bisa berdampak buruk.
"Tim Rusia bemain sangat bagus, khususnya di babak pertama, mereka mengejutkan kami, mereka menekan kami, mereka membuat permainan kami sulit berkembang," kata Modric.
"Kami tidak ingin mengambil risiko atas sejumlah tembakan-tembakan umpan Rusia ketika tim kami sudah unggul," tambahnya.
"Di babak kedua dan perpanjangan waktu, kami bisa mendominasi lapangan dan seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan tanpa harus adu penalti. Namun mungkin sudah tertulis di langit bahwa kami harus melewati drama itu," ujarnya.
Dari dua pertandingan sebelumnya, Kroasia menunjukkan bahwa para pemainnya memiliki mental yang kuat dalam menghadapi kemungkinan adu penalti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Tas berisi iPad dan iPhone milik mahasiswi dicuri di Sewon, Bantul. Polisi menangkap pelaku dan mengamankan seluruh barang korban.
MK mengabulkan sebagian gugatan UU APBN 2026 dan menegaskan anggaran MBG tidak boleh menjadi bagian anggaran pendidikan pada APBN berikutnya.
BPBD Bantul memperkuat edukasi pencegahan karhutla dan mengajak warga segera melaporkan titik api selama musim kemarau 2026.
Kejagung memeriksa Tan Kian dan Ferry 'Boboho' sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Presiden Prabowo meminta KAI mengutamakan pelayanan publik dan tetap melayani kota-kota kecil di tengah modernisasi transportasi kereta api.