OJK Siapkan Strategi untuk Cegah Transaksi Judi Online Masuk Pasar Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan strategi untuk mengantisipasi dampak transaksi judi online terhadap sektor jasa keuangan.
Manny Pacquiao merobohkan Matthysse di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (15/7/2018)/Reuters-Lai Seng Sin
Harianjogja.com, JAKARTA – Petinju gaek Manny Pacquiao kembali naik ring. Dengan mengandalkan pukulan jab dan upper cut kidal, Manny Pacquiao merebut gelar juara dunia kelas welter WBA dengan kemenangan KO pertama sejak 9 tahun silam.
Pacquiao terlihat fokus sejak ronde pembuka dan mendapatkan dukungan dari 15.000 penggemar tinju yang memadati Axiata Arena di Kuala Lumpur, Minggu (15/7).
Matthysse sebenarnya tampil tak kalah fokus. Namun, pertahanan double cover petinju Argentina berusia 35 tahun sedikit terbuka di ronde ketiga, dan upper cut Pacquiao secara cepat dan telak menghujam rahangnya. Matthysse pun tersungkur tetapi mampu bangkit.
Di ronde keempat, jual beli pukulan antarkedua petinju tetap terjadi. Namun, kedua tetap aktif menjaga jarak.
(Reuters - Lai Seng Sin)
Di ronde kelima, penampilan Pacquiao tak juga kendur. Bahkan Matthyse kembali mendapatkan hitungan dari wasit Kenny Bayles setelah harus berjongkok karena mendapatkan pukulan hook kanan dari Pacquiao.
Lagi-lagi sang juara bertahan mampu bangkit dan menyelesaikan ronde tersebut.
(Reuters - Lai Seng Sin)
Di ronde keenam, satu pukulan Matthysse yang terlalu ke bawah, membuat wasit memberikan peringatan keras.
Di ronde ketujuh, Pacquiao kembali memperlihatkan pengalaman juaranya. Tampil fokus dan tetap agresif, diiringi terkam “Manny... Manny... Manny,” dari para penonton.
Dan benar saja, ketika pertandingan di ronde ketujuh tersisa 24 detik, upper cut kiri Pacquiao pun menyambar ke muka Matthysse sekaligus merobohkannya. Matthyse tak mampu bangkit lagi hingga wasit Kenny Bayles menyelesaikan hitungan kesepuluh.
Pukulan Southpaw (tangan kiri) Pacquiao pula yang membuatnya mampu mengakhir pertandingan tersebut sekaligus kemenangan KO pertama Pacquiao dalam 9 tahun terakhir. Dia terakhir kali menang TKO atas Miguel Cotto pada 14 November 2009. Kini rekor Pacquiao pun menjadi 60-7-2.
“Saya terkejut [dengan hasil ini]. Matthysse adalah lawan yang sangat tangguh,” kata Pacquiao dalam wawancara pasca-laga.
“Saya mampu merobohkannya dan itu bonus karena bertanding dengan sabar, dan hasil kerja keras dari latihan,” ujarnya, seperti dikutip Reuters.
Dengan kemenangan tersebut— pertarungan pertamanya sejak kehilangan gelar kelas welter WBO dari Jeff Tien Australia di Brisbane setahun lalu— memberi Pacquiao gelar dunia ke 11 dalam karir yang luar biasa, yang membuatnya menjadi pahlawan nasional di negara asalnya, Filipina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/BisnisIndonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan strategi untuk mengantisipasi dampak transaksi judi online terhadap sektor jasa keuangan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.