Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales. (Twitter-@YamahaMotoGP)
Harianjogja.com, LESMO – Salah satu peserta Moto GP yaitu Yamaha memiliki sponsor anyar pada ajang Moto GP musim depan. Yamaha tak lagi bekerjasama dengan Movistar dan berganti ke Monster.
Seperti diketahui, dalam beberapa musim terakhir Yamaha menjadikan Movistar sebagai sponsor utama. Tak ayal, nama Movistar selalu melekat pada tim pabrikan Yamaha. Namun, hal itu akan berubah pada Moto GP musim depan karena kerjasama Yamaha dengan Movistar sebagai sponsor utama telah berakhir.
Sebagai gantinya, Yamaha menggaet produk minuman asal Amerika Serikat, Monster. Monster sendiri bukan nama asing bagi Yamaha. Pasalnya, tim satelit Yamaha yakni Tech 3 juga menjadikan Monster sebagai sponsor utama. Namun, Tech 3 akan hengkang ke KTM pada musim depan.
Managing Director Yamaha, Lin Jarvis, mengaku senang dengan kesepakatan timnya dengan Monster. Dia berharap kolaborasi itu menguntungkan bagi kedua belah pihak. Termasuk dalam hal pemasaran karena baik Yamaha maupun Monster adalah brand yang dikenal dunia.
“Kami sangat senang bisa mencapai kesepakatan dengan Monster Energy Company sebagai sponsor utama tim pabrikan MotoGP kami. Kerja sama baru ini akan memberi kesempatan yang lebih besar kepada Monster untuk terlibat di kejuaraan balap motor terakbar di dunia,” ucap Jarvis, seperti dikutip dari Crash.net, Rabu (18/7/2018).
“Dengan Monster Energy sebagai brand yang sangat dinamis dan sangat aktif di berbagai belahan dunia, kami berharap kolaborasi ini akan mendorong visibilitas kedua brand dan juga memberi kami wadah penting bagi aktivitas pemasaran kami,” sambungnya.
“Kesepakatan baru ini juga menunjukkan rencana Yamaha dan Monster Energy untuk semakin mempererat kolaborasi di lingkup global program motorsport baik di onroad maupun offroad,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
KPPN Wonosari ajak pemangku kepentingan tolak gratifikasi. Ini batasan yang masih diperbolehkan menurut aturan.
Pemerintah siapkan jutaan lapangan kerja dari hilirisasi, pangan, hingga ekonomi hijau. Ini sektor paling menjanjikan.
Kemenhub dorong Kertajati jadi pusat MRO nasional. Bandara ini diproyeksikan jadi hub penerbangan dan logistik.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
9 WNI relawan Gaza dibebaskan dari Israel. Pemerintah pastikan mereka dalam perjalanan pulang ke Indonesia.