Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Neymar/Reuters-Carlos Garcia Rawlins
Harianjogja.com, JOGJA - Brasil bermain buruk diPiala Dunia 2018. Selecao hanya sampai pada babak perempat final.
Brasil terhenti setelah tumbang dari Belgia dengan skor 2-1. Mereka lantas mendapat sejumlah kritikan lantaran gagal memanfaatkan peluang untuk menjadi gol. Di Piala Dunia 2018, Brasil seperti kesulitan mencetak gol. Padahal, anak asuh Tite itu mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
Neymar dkk. pun lebih banyak menentukan pertandingan melalui gol di menit-menit akhir. Hal itu sudah terlihat sejak fase grup. Selain tim, sejumlah individu pun mendapat kritik. Neymar salah satunya yang dianggap gagal mengangkat performa tim dan lebih banyak "berakting" di lapangan.
Eks penggawa Timnas Brasil, Kaka, menyebut tak ada yang perlu disalahkan dalam kegagalan Brasil. Menurut mantan pemain AC Milan dan Real Madrid itu, Brasil telah menunjukkan performa yang bagus. Dia juga menganggap Neymar tak patut disalahkan dalam hal ini.
"Mencari-cari siapa yang disalahkan adalah sesuatu yang tidak terlalu saya setujui. Brasil kalah. Bukan Neymar yang kalah. Timnas Brasil tersingkir di perempatfinal," ujar Kaka seperti dikutip dari Omnisport, Rabu (18/7/2018).
"Respons terhadap semua yang dia lakukan tidak seimbang. Ketika dia melakukan hal bagus, itu jadi sangat besar. Dan ketika sesuatu yang tak terlalu bagus terjadi, itu juga jadi besar. Dia, sebagai pria 26 tahun, harus mengelola semua ini. Saya pikir dia baik-baik saja. Banyak yang mengkritik Neymar jauh lebih tua dan lebih dewasa daripada Neymar saat ini."
"Menghadapi semua situasi yang dia hadapi. Saya penggemar Neymar dan itu bicara soal dirinya sebagai selebritis. Sebagai seorang atlet, dia adalah pemain yang istimewa," tutup Kaka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.