Prediksi Ganjar Pranowo Terbukti, Jateng Panen Covid-19 Seusai Lebaran
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Marco Reus/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Loyalitas Marco Reus bersama Borussia Dortmund sudah sering dipuji dan dijadikan contoh. Di saat bintang-bintang Dortmund satu per satu hengkang ke klub lain, pemain berjuluk Si Burung Pelatih tersebut tetap setia berada di Signal Iduna Park.
Maka tak mengherankan saat pelatih baru Dortmund, Lucien Favre, menunjuk Reus sebagai kapten baru tim berjuluk Die Borussen tersebut. Keputusan itu secara resmi dibuat Die Borussen seusai mereka bermain imbang 1-1 melawan Stade Rennes pada laga uji coba pramusim di Cash Point Arena, Altach, Sabtu (4/8/2018) dini hari WIB. Reus akan memulai tugasnya sebagai kapten Dortmund pada 2018/2019.
“Pelatih memberitahuku hari ini, saya akan jadi kapten baru. Ini penghargaan besar dan membuatku sangat bangga,” jelas Reus, seperti dilansir Bundesliga.com, Sabtu.
Si Burung Pelatuk mengambil ban kapten Dortmund dari lengan Marcel Schmelzer. Schmelzer merupakan kapten terbaru Dortmund saat tim ini dinakhodai Peter Bosz dan Peter Stoger musim lalu. Namun, Mei lalu, Schmelzer sudah memberitahu akan menanggalkan peran mulia sekaligus berat tersebut untuk musim depan.
Sejak ditunjuk pelatih baru Dortmund musim panas ini, Favre pun sepertinya tidak perlu pikir panjang kepada siapa ban kapten Die Borussen harus tersemat selanjutnya. Siapa lagi jika bukan Reus yang sudah mencatat 200 laga dan mencetak 96 gol untuk Die Borussen.
“Dia [Reus] merupakan panutan. Dia punya banyak pengalaman dan sudah berada di klub sangat lama [sekitar enam tahun]. Ini pilihan yang sangat masuk akal,” jelas Favre.
Reus akan mulai menjalani tugas barunya sebagai kapten pada laga kompetitif peratama Dortmund pada 2018/2019. Yaitu dengan melawan RB Leipzig pada pertandingan perdana mereka di Bundesliga 2018/2019 di Signal Iduna Park, 26 Agustus mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Ganjar mengatakan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 sudah diprediksi sebelumnya. Dia pun mengakui saat ini Jateng panen kasus Covid-19.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.