Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ilustrasi pertandingan basket/Antara-Wahyu Putro
Harianjogja.com, MANILA – Asian Games sebentar lagi dimulai. Tim nasional basket Filipina akhirnya memutuskan mengirim tim untuk berlaga di Asian Games 2018 setelah mempertimbangkan desakan para pendukung, demikian diumumkan Asosiasi Bola Basket Filipina Ricky Vargas di Manila pada Senin (6/8/2018).
Negara yang tidak terkalahkan di tingkat Asia Tenggara itu bulan lalu menyatakan mundur dari cabang bola basket Asian Games 2018 dengan alasan ingin fokus untuk mengajukan banding atas hukuman akibat perkelahian pemain di kualifikasi kejuaraan dunia bulan lalu.
Sebanyak 13 pemain dari Australia dan Filipina, ditambah dua pelatih Filipina mendapat hukuman karena terlibat perkelahian pada pertandingan yang berlangsung di Bulacan, Filipina, pada 2 Juli lalu.
"Kami menyadari ada banyak desakan dari para pendukung kami, jadi kami memutuskan untuk tetap mengirim tim. Keputusan ini sudah final, kata Vargas seperti yang dikutip laman organisasi bola basket Filipina.
Pertandingan cabang basket Asian Games 2018 dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus sampai 1 September 2018 di Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Reuters
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.