Layar iPhone Duo Bermasalah, Apple Ganti Unit yang Rusak
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Ofisial PSIM Jogja Mateus Kristanto (mengacungkan tangan) saat menenangkan suporter pada laga PSIM Jogja melawan Blitar United di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Senin (6/8/2018). / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, CILACAP - Laju positif PSIM Jogja terhenti, setelah ditekuk oleh Blitar United dengan skor 0-1 di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Senin (6/8/2018) sore. Sebiji gol The Black Cats-julukan Blitar United dicetak melalui gol cepat pada detik ke-45, melalui Angga Yudha.
Atas hasil ini PSIM Jogja harus puas melorot dari posisi kelima ke tujuh. Sedangkan tambahan tiga poin yang diraih oleh Blitar United membuat mereka di posisi kelima klasemen sementara.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengaku meminta maaf atas hasil yang tidak maksimal pada laga kali ini. Sebab, sejatinya Hendika Arga dan kawan-kawan telah bermain maksimal.
"Hasil belum berpihak ke PSIM. Kami minta maaf kepada semua elemen, termasuk suporter, yang datang ke sini," ujar Bona usai pertandingan.
Mengenai gol cepat yang terjadi ke gawang anak asuhnya, Bona mengakui hal itu berdampak pada ketenangan pemain. Alhasil, meski banyak peluang, namun PSIM Jogja gagal mengkonversikan peluang yang ada menjadi gol. "Tadi anak-anak terburu-buru sehingga banyak peluang terbuang," terangnya.
Pertandingan sendiri sempat terhenti sekitar 30 menit saat waktu pertandingan memasuki tambahan waktu menyusul masuknya ratusan suporter PSIM yang berada di tribun selatan untuk mengejar wasit Khalid Al Makmum (Nangroe Aceh Darussalam) yang dinilai tak adil memimpin laga.
Bahkan, wasit dan perangkat pertandingan lainnya sempat enggan keluar dari ruang ganti untuk melanjutkan pertandingan. Setelah menunggu 30 menit akhirnya wasit kembali melanjutkan laga yang tersisa satu menit dan tidak ada gol lagi yang tercipta
Menanggapi hal tersebut, Bona menyatakan menyayangkan adanya kejadian tersebut. "Kami harapkan tidak kena sanksi dan seharusnya bisa jadi pelajaran agar tidak terulang kembali," tambah Bona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah pengguna iPhone Duo melaporkan layar lipat retak di sekitar engsel. Apple mengganti salah satu unit, tetapi penyebabnya belum diketahui.
Kemendikdasmen memindahkan seluruh peserta TKA SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat karhutla. Penyesuaian di Kalsel dilakukan parsial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
Polisi menangkap suami siri dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak asal Bogor di Madiun. Penyidik masih mendalami motif dan mencari jasad korban.
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Magelang Flower Festival 2026 berlangsung 25 Oktober–1 November dengan pameran tanaman hias, kontes, city tour gratis, dan Magelang Ethno Carnival.