Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Pemain Myanmar memberikan salam kepada pendukung seusai bertanding menghadapi Korea Utara di babak penyisihan Grup F sepak bola putra Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018)./Antara-Insagoc-Djuli Pamungkas
Harianjogja.com, BEKASI—Korea Utara dan Myanmar bermain imbang 1-1 pada pertandingan Grup D sepak bola putra Asian Games 2018 di di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018).
Myanmar unggul lebih dulu pada menit ke-43 ketika umpan siang Kyaw Nanda dimanfaatkan Lwing Mg Mg dengan tedangan ke pojok kanan gawang Korut.
Pada babak pertama Korut sebenarnya tampil cukup agresif dan mendapat sejumlah peluang. Di antaranya pada menit ke-14 ketika tendangan keras Kim Youn Il masih dapat ditangkap kiper Myamnar Htet Kyaw Zin. Namun, penyelesaian akhir Korea Utara masih buruk
Babak kedua kedua pertandingan semakin seru, dan Korea Utara akhirnya dapat menyamakan kedudukan melalui Jan Kuk Chol pada menit ke-59 dengan sundulannya, menyambut umpan Kim Kuk Bom. Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga babak kedua selesai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita